Buku ini menelusuri sejarah pembangunan jalur kereta api di Bandung Raya sejak gagasan awalnya pada paruh kedua abad ke-19 hingga berkembanganya jaringan stasiun dari Padalarang hingga Cicalengka. Buku ini juga mengunkap adanya dua motif utama di baliknya, yakni ekonomi dan pertahan militer serta dampaknya terhadap pekerbunan, perdagangan, pariwisata dan pertumbuhan kota.
Dalam Anggaran tahun 1996 - 1997 di Seksi Bali dan Nusatenggara terdapat beberapa gunungapi yang seismografnya tidak berfungsi baik, sehingga Pimpinan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, Direktrorat Vulkanologi mengambil langkah perbaikan/penyempunaan perangkat seismograf. Tujuan ini dimaksudkan agar pemantauan kegempaan gunungapi, khususnya di Bali dan Nusatenggara dapat normal kembali.
Perbedaan rona baik pada citra satelit maupun foto udara antara lereng barat dan lereng timur sampai selatan Gunung Tambora serta laporan peneliti sebelumnya yang menyebutkan adanya hutan lebat di bagian lereng sebelah barat hanya empat tahun setelah letusan (1819), pada awalnya menimbulkan asumsi bahwa material hasil erupsi yang terjadi pada tahun 1815 terutama aliran piroklastika diletuskan d…
Dalam Pelita VI tahun anggaran 1998/1999 Tim Penyampaian Informasi Penyuluhan Gunungapi, Sub Dit Bimbingan dan Informasi Gunungapi, Direktorat Vulkanologi telah melakukan penyuluhan tentang kegiatan Gunungapi Iya dan dampak lingkungan yang dilakukan di Kecamatan Ende Selatan. Penyuluhan dilakukan pada bulan Mei 1998.
Kegiatan pengadaan dokumentasi dimaksud untuk mengetahui/mengikuti perkembangan akhir dari aktivitas Gunungapi Banda Api berikut keadaan lingkungannya (kependudukan, lahan usaha, prasarana dan sarana) disekitarnya. Data yang berhasil diperoleh berupa slide, foto, gambar, peta maupun video.