Penyelidikan ini dilaksanakan sebagai bagian dari tugas Seksi Batumulia dalam eksplorasi dan inventarisasi sumber daya mineral. Lokasi penyelidikan dipilih berdasarkan Peta Geologi Lembar Padangsidempuan dan Sibolga (1982), khususnya pada satuan batuan Serpentinit Huraba yang terdiri atas serpentinit, peridotit, dan piroksenit, yang diduga berasosiasi dengan mineral jadeit. Selain itu, penyelid…
Penyelidikan lanjutan ini dilakukan pada daerah Sungailasi (Kabupaten Solok) dan Tanjunglolo (Kabupaten Sawahlunto–Sijunjung) sebagai tindak lanjut hasil penyelidikan tahun anggaran 1989/1990, dengan luas wilayah sekitar 90 km². Di Sungailasi dijumpai bahan galian berupa granit, granodiorit, andesit, dan pasir dengan jumlah cukup melimpah serta berpotensi untuk ditindaklanjuti berdasarkan ha…
Sesuai SPPD Nomor 824/P/84 tanggal 16 Juni 1984 oleh Pemimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi di Bandung maka pada tanggal 27 Ju-ni 1984 penulis mengunjungi Pos Pengamatan Gunungapi Ebulobo di Ekowolo Boawae, Flores. Pengamatan visual kegiatan Gunungapi Ebulobo merupakan maksud dan tujuan perjalanan ini. Pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah pengamatan ter…
Hasil pendataan penduduk pada Mei 1992 mencatat bahwa, jumlah penduduk yang terancam bahaya G.Dieng sebanyak 55.167 jiwa. Berdasarkan pada hal - hal tersebut di atas tim penyuluhan gunungapi dikirim ke daerah bahaya G.Dieng untuk memberikan informasi dan mengingatkan kembali bahaya yang telah dan mungkin terjadi, baik bahaya letusan maupun gas racun.
Penelitian laharan dan geologi di daerah K.Putih dan sekitarnya dimaksudkan untuk menentukan penyebaran lahar yang terjadi sebagai akibat aktivitas G. Merapi yang telah berlangsung. Hasil perhitungan volume material yang tersebar dikaitkan dengan perhitungan volume kosong akan dapat diketahui volume lahar yang mungkin terjadi dan kemungkinan daya tampung sungai yang dilalui.
Penelitian laharan dan geologi yang dilakukan di daerah K. Senowo, K.Lamat, K. Blongkeng dan sekitarnya dimaksudkan untuk mengetahui penyebaran awan panas dan lahar yang terjadi sebagai akibat aktivitas G. Merapi yang sedang berlangsung.
Minggu kedua Desember 1991 terjadi lonjakan jumlah gempa tektonik lokal, yaitu mencapai 172 kejadian, kemudian untuk memantau pengaruh tersebut terhadap kegiatan vulkanik G.Lamongan, serta kemungkinan pembentukan rekahan seperti pernah terjadi sebelumnya, maka perlu dilakukan pemantauan seismik lebih intensif dan peninjauan lapangan.
Marmer sebagai mineral industri memiliki prospek baik sebagai bahan bangunan bernilai ekonomis tinggi. Penyelidikan endapan marmer dilakukan di Desa Sukajadi, Kecamatan Kota Lahat, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, pada tahun anggaran 1985/1986. Kegiatan meliputi pemetaan topografi dan situasi skala 1:1.000 serta pendugaan geolistrik resistivitas pada area seluas sekitar 40 ha. Hasil …