Pada tanggal 6 Februari 1987, Rombongan UNDP melakukan peninjauan ke G.Galunggung. Peninjauan dilakukan dari udara, dengan mempergunakan helikopter. Rombongan terdiri dari Mr. Galal Magdi (Resident Representative, UNDP), Ibu Amelia Yani (Senior Programme Assistant, UNDP, Jakarta), Bapak Andang Sumadinata (Kepala Kanwil Departemen Sosial Jawa Barat, Bandung) mewakili Gubernur Jawa Barat, dan pen…
Mount Lamongan 1670 m above sea level is located in the regencies of lumajang and Probolinggo, Fast Java. Geographically it lies between Latitudes 7°46'23' to 8°8'3" South and Longitudes 113°13'20" to 113°23' East. It covers the area of about 1000 square kilometers. This volcano is surrounded by other two big volcanoes, they are Mount Iyang Argopuro on the East and Mount Tengger-Bromo on th…
Dalam laporan kerja lapangan ini yang kami laporkan adalah pengumpulan data kependudukan yang merupakan tugas tahap II (sebagai lanjutan dari tugas tahap I) di kampung-kampung, desa-desa yang masuk dalam daerah waspada G. Guntur.
Sesuai dengan rencana kerja Proyek Pengemba ngan Laboratorium Gunungapi Anggaron 1986-1987 maka dalam anggaran tersebut, rencana kerja Sus Ti Petrokimin ba than,air ddan gas G. Lamongan tertuju kepada G. Lamongann d an sekitarnya.
Untuk memenuhi kekurangan data lapangan di daerah yang telah disebutkan ang telah disebutkan di atas pada titik (2) yaitu itu dengan pengambilan conto batuan dari sing- kapan tertentu untuk kelanjutan penganalisisan kimia batuan di labora torium dan pemeriksaan petrografi batuan
The summit crater of Mt. Kelut, an andesitic volcano in East Java Indonesia, normally contains a lake with surface temperatures varying from 31 to 36 centigrade around inlet.
The The geophysical investigations of Mt. Kelud began to apply in 1978, initially with emphasis on geomagnetic survey. instrument used was the 595 Type Elsec Magnetometer with an accuracy of 18.
Tim Penyelidikan Geokimia Gas Komplek Dieng dengan tenaga pelaksana 2 orang terdiri Sdr.Terry Sriwana dan penulis sendiri dibantu tenaga harian setempat (2 s/d 3 orang). Waktu tugas penyelidikan diperlukan selama 10 hari. Berangkat tanggal 1 Agustus 1986 dan kembali tanggal 10 Agustus 1986, berdasarkan SPFD. No. 846/P/1986 dan No.847/P/1986.
This Volcano is known as very dengerous, because its eruptions always caused victims and destroyed of arable land. The origin of the disaster because its has a crater lake on its summit, which is in ejected during each eruption.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai realisasi dari rencana kerja Tim Instrumentasi Gunungapi dalam rangka menunjang kegiatan kerja Sub Direktorat Pengamatan Gunungapi dalam hal peralatan penyelidikan. Pekerjaan lapangan berlangsung sejak 13 Juni 1986 sampai dengan 15 Juni 1986.