Dibandingkan dengan gunungapi lainnya di wilayah Minahasa-Sulawesi Utara, G. Soputan merupakan gunungapi giat dan sering meletus baik secara eksplosif maupun efusif. Jangka waktu antara dua letusannya pada masa lampau berturut-turut berkisar antara satu atau dua tahun, sedangkan waktu terpanjang antara dua letusan adalah 45 tahun. Dari pendakian puncak Soputan pada bulan Oktober 2002 diketahui …
Gunungapi Colo merupakan salah satu gunungapi tipe A di Indonesia. Karakter letusan berupa letusan freatik, freatomagmatik dan magmatik. Sejarah letusannya yang tercatat dimulai pada letusan tahun 1898. Menurut newman van Padang pada letusan tersebut terjadi sumbat lava dengan produk letusan berupa 2,2 juta meter kubik abu dan lujur.
Dalam sejarah kegiatannya G. Soputan mulai meletus tahun 1785. Saat itu letusan berasal dari kawah utama, kemudian berturut turut terjadi dari tempat yang sama pada tahun 1786, 1833, 1845 dan 1890. Selain kawah utama, pusat kegiatan lainnya adalah dari G. Aesoput dan Aesoput Weru. Berbeda dengan kawah utama kegiatan dari kedua sumber erupsi tersebut umumnya berupa leleran lava (bersifat efusif).
Dibandingkan dengan gunungapi lainnya di wilayah Minahasa-Sulawesi Utara. G. Soputan merupakan gunungapi giat dan sering meletus baik secara eksplosif maupun efusif. Jangka waktu antara dua letusannya pada masa lampau berturut-turut berkisaran antara satu atau dua tahun, sedangkan waktu terpanjang antara dua letusan adalah 45 tahun. Dari pendakian puncak Soputan pada bulan Oktber 2002 diketahui…
Indonesia terletak diantara 3 lempeng tektonik aktif, yaitu lempeng Eurasia di sebelah Utara, Lempeng Pasifik di sebelah Timur dan lempeng Indo-Australia disebelah selatan. Tumbukan lempeng-lempeng tersebut menyebabkan terbentuknya deretan gunungapi disepanjang jalur tumbukan, 127 gunungapi diantaranya merupakan gunungapi aktif, yang memiliki potensi sumber daya alam, dan juga bencana geologi.
Dari sekian banyak gunungapi aktif yang ada di wilayah Indonesia bagian timur, G. Lokon, G. Mahawu dan G. Soputan merupakan gunungapi aktif yang letaknya hampir berdekatan, letaknya di daerah Minahasa-Sulawesi Utara, G. Lokon terdiri dari dua puncak, yaitu G. Lokon dan G. Empung. Puncak tertinggi dari G. Lokon, yaitu 1580 m dml terdapat triangulasi P112, sedangkan puncak G. Empung berketinggia…
Kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan tonomi daerah akan berimplikasi terhadap upaya-upaya pemerintah daerah setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya alam yang dimilikinya. Khusus daerah yang berada dikawasan gunungapi, pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunung lainnya akan menjadi salah satu alternatif dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah.
Mengacu pada Keputusan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Nomor 1915 Tahun 2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral pada pasal 486 butir (1). Maksud dilakukan penyuluhan/bimbingan gunungapi adalah untuk mengingatkan aparat pemerintah daerah setempat, tokoh masyarakat, dan penduduk, khsusnya bagi mereka yang bermukim di sekitara daerah bahaya maupun da…
Penanggulangan bencana adalah bagian integral dari pembangunan nasional dalam rangka melaksanakan amanat UUD 1945, sebagaimana dimaksud dalam alinea ke-IV Pembukaan. Dalam implementasinya, penanggulangan bencana tersebut menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah dan pemerintah daerah bersama-sama masyarakat luas.
Dari 129 gunungapi aktif di Indonesia G. Colo tercatat dalam sejarah letusannya merupakan salah satu gunungapi yang letusannya sangat dahsyat. Akibat letusan terakhir tahun 1983 menghancurkan hampir seluruh P. Una0Una yang terkenal dengan predikan sebagai gudang kopra atau ringgit yang mengapung di perairan Teluk Tomini terlanda awan panas, lontaran piroklastik dan lahar, termasuk pepohonan, pe…