Penelitian dimaksudkan untuk mengetahui atau memberikan data kegiatan vulkanik berhubungan G. Batur dianggap paling aktif meletus, sehingga data-data deformasi dapat menunjang dalam penentuan perubahan status, karena sebenarnya natara seismik dan deformasi berhubungan secara selaras. Bila terjadi peningkatan kegiatan gunungapi semestinya seismik meningkat begitu pula dengan deformasinya akan te…
Gunung Batur adalah gunungapi bertipe strtao di dalam kaldera berdanau, ketinggian diatas permukaan laut 1.717 m, sedangkan ketinggian di atas permukaan danau Batur 686 m. Kaldera Batur berukuran 13,8 x 10 km, tinggi dinding kaldera berkisar antara 1.267 sampai 2.52 m (Gunung Abang). Danau Batur yang menempati dasar kaldera mempunyai panjang kurang lebih 7,5 km, lebar kurang lebih 2,5 km, kelil…
Peningkatan kualitas jaringan seismik G. Batur-Agung merupakan bagian dari peningkatan sistem pemantauan gunungapi di Indonesia. Dengan adanya berbagai kesuitan yang telah ditemui selama beberapa tahun belakang ini terutama dalam hal kualitas signal seismik yang terekam yang terlalu rendah maka pemindahan sistem penerimaan dari yang semula berbasi di Rendang ke yang saat ini di Pos G. Batur tel…
Jaringan seismik regional center di Gunung Batur/Agung Bali terdiri 4 stasiun seismograf d kawasan Gunung Batur dan 4 di kawasan Gunung Agung, sensor yang dipasang di masing-masing stasiun seismograf adalag seismometer :4-C satu komponen yaitu komponen vertikal, data dari stasiun lapangan masih dalam bentuk analog yang setelah sampai di stasiun penerima di Pos Rendang direkam dalam bentuk kerta…
Gunung Agung di Bali merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia, bertipe strato dengan komposisi magma andesitik. Puncak Gunung Agung memiliki ketinggian sekitar 3114 m di atas permukaan laut. Letusan katastofik terakhir terjadi pada 19 Februari 1963 dan proses erupsi itu baru berakhir pada Januari 1964. Tipe letusan diataranya diwarnai dengan adanya awan panas letusan yang menelan korba…
G. Agung terkenal dengan letusan besar pada tahun 1963 yang menewaskan 1.148 orang. Disamping itu G. Agung sangat berperan didalam kehidupan beragama bagi umat Hindu Di P. Bali, dan juga merupakan daerah tujuan wisata. Sebagaimana gunungapi yang mempunyai sifat letusannya yang besar, G. Agung mempunyai sifat denga periode istirahat yang cukup lama.
Secara geografi gunungapi Agung termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Puncak tertinggi terletak pada 3014 m dpl. Gunungapi ini termasuk gunungapi strato, berbentuk kerucut, perkembangannya di bentuk dalam beberapai perioda. Perioda pertama merupakan pembentukan kaldera dengan sisa-sisa kaldranya antara lain bukit Tabis, Cemara dan Kodangdia, tersusun oleh aliran lava da…
G. Batur merupakan salah satu gunungapi teraktif di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. G. Batur (1717 m) bertipe strato terletak di dalam Kaldera Batur purba yang berdanau. Kaldera ini mempunyai luas 13,8x10 km2 dan danau yang terletak disebelah timur-tenggara berbentuk bulan sabit mempunyai luas 2,5x7,5 km2, tinggi permukaan danau sekitar 1031 m dari permukaan laut.
Dalam rangka meningkatkan peranan pos-pos pengamatan gunungapi (pos PGA) di wilayah Bali dan Nusa Tenggara baik dari sumber daya manusia maupun teknologinya maka dibentuklah Pos PGA Agung di Rendang, Karangasem-Bali sebagai "Bali Regional Centre" (BRC). BRC ini sampai saat ini mempunyai tugas memantau secara terintegrasi Gunungapi Batur dan Gunungapi Agung.
Gunung Batur merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia. Interval waktu letusannya berkisar antara 1 -34 tahun. Dalam sepeuluh tahun terakhir gunungapi ini telah mengalami dua kali perioda meletus yakni pada Agustus 1994 hingga Mei 1995 dan November 1997 hingga Juli 2000. Ke dua letusan tersebut diwarnai dengan adanya semburan-semburan abu dan pasir serta bom-bom vulkanik dengan radius l…