Kerdjanja gunung: a. "Sinar api" Hampir terus menerus bisa tam-bara pak pada malam hari pada waktunja torang, dari Kawah Djonggringsloko berwarna morah mu-da (oranja). Tempo2 tampak biru (gloed) jang dihombuskan, (dalam keterangan merupakan fon-tym).
Atas perintah Sdr. Kepala Urusan Gn. Api dan jang telah disetudjui oleh Sdr. Kep. Djawatan Geologi, maka pada tg. 11 Djan. 1954, kami brangkat dari Bandung menudju ke Gn. Semeru, untuk mendjalankan tugas jang lamanja 2 bulan, akan tetapi berhubung jang mengaplos telat datangnja, karena ada sesuatu hal maka tugas kami diperpandjang 1 bulan lagi. Pengawasan Gn. Semeru dari Pos Bs. Sat, Gn. Saw…
Ten einde een juiste beeld te krijgen van werkingvan den Semerce is de onderstaande, lijst en grafiek (Plaat ) samengesteld uit de geschriften welke ter be-schikking staan. Daaruit blijkt niet, dat de vulkaan voort-durend gewekt heeft, wel echter dat hij herhaaldelijk uitbars-tingen heeft vertoond. Zeer zeker is de lijst onvolledig en de eruptieve werking telkens van langer duur geweest, dan hi…
of much more importance of the surrounding plains of the Senera is tow aquatic transportaton of the ejected products, the was danger. When we travel the area between Lunajang and Pasirian and the S foot of the volcano till the Kali Glidik, then it becomes clear to anybody which role the aquatic transportation of the Semeru products fulfils in the economic life of the here established populat…
Pada akhir bulan Februari 1965 didpat berita dari seketeratis Menko Kesejahteraan, drs. Sudarsono, tentnag rencana perjalanan J.M. Menteri Sosial ke daerah Jawa Timur pada tgl 22 Maret 1965. Didalam acara termasuk a.l. peninjauan-peninjauan ke G. Kelut dan G. Semeru
Skripsi utama ini disusun berdasarkan hasil pengamatan dilapangan yang penulis lakukan sendiri dari tanggal 24 Agustus s/d 19 Oktober 1964. Skirpsi mana harus dibuat dalam semester ke VI, kurikulum akademi geologi dan pertambangan, dan merupakan salah satu syarat untuk mengikuti ujian terakhir pada akademi geologi dan pertambangan di Bandung.
G. Semeru sampai saat ini masih terus berkeja aktif sehingga membahayakan penduduk yang bertempat tinggal disekitarnya. Dalam hal ini bahaya G. Semeru dibagi dalam dua macam: a. Bahaya Primer (langsung); yakni bahaya letusan (erupsi) dan awan panas (nuee ardente) b. Bahaya sekunder (tidak langsung); yakni bahaya yang timbul sesudah terjadinya letusan, yaitu banjir lahar yang mengangkut bahan-…
Pengertian sebagian besar rakyat hingga saat ini masih tetap sebagaimana pengertian beberapa puluh tahun yang lampau, apabila G. Semeru meletus tidak takut karena tidak berbahaya, terutama rakyat yang tempatnya sangat berdekatan tinggal di daerah terlarang dan daerah berbahaya, berhubung dengan telah lamanya G. semeru giat dianggap biasa.
Wanneer een vulkaan grijszwarte gaswolken uitstoot en roodgloeiende lavastrocmen als vurige tongen naar buiten treden, dan kout de mensch onder den inaruk van het geweld van de inwendige aardkrachten, die hier aan den dag treden.
Pada tanggal 22 Juli 1975 lk. jam 02.56 G. Semeru di Jawa Timur menunjukkan adanya peningkatan kegiatan yakni terjadinya luncuran awan panas yang masuk ke Curah kobokan sampai lk. 5 km dari puncak. Peningkatan kegiatan ini agaknya menyimpang dari kegiatan harian G. Semeru walaupun guguran guguran lava pijar yangsering diamati dari pos pos pengawasan di Argosuko, Tawon songo dan G. Sawur sering…