Kerja praktek di G.Merapi dilaksanakan selama 25 hari dengan melakukan beberapa pekerjaan yang terdiri dari : (1) Pengukuran topografi; (2) Pengamatan visual dari Ngepos maupun Plawangan; (3) Melakukan pembacaan seismogram (rekaman) dan analisa gempa; (4) Pemeriksaan daerah laharan dan aliran sungai serta meninjau daerah yang merupakan contoh usaha penanggulangan terhadap bencana letusan gunung…
Dalam bulan November ini telah dilakukan perbaikan terhadap perangkat unit battery yang di G. Malang karena setelah dilakukan pemeriksaan ternyata sel bettery kering ada yang rusak, dan hal ini bisa menyebabkan pedeteksi kemagnetan tidak sempurna.
Peralatan peralatan magnetometer du G. Merapi bekerjanya kurang sempurna data komplit baik untuk Plawangan G. Ijo maupun untuk G. Malang tidak diperoleh.
October - november 1983 rockfalls from the active dome were continued to be obeserved traveling a maximum distance of 1,5 km from the summit.
Bidang Persidangan merupakan salah satu unit pelaksana yang mengemban tugas penyelengaraan persidangan selama ber-langsungnya Lokakarya Nasional tersebut di Bandung sejak 20 September hingga dengan 25 September 1902.
Seismicity continued at a low level during June, and no glowing clouds were observed. The number of rockfalls from the lava dome decreased; they traveled a maximum distance of 1800 meters from the active part of the dome. No significant change was observed in the frequency of multi-phase earthquakes, which remained low. Repeated photography on June 28 and 29 showed that the flow rate and extrus…
Menurut laporan bulanan dari pos Pengamatan Plawangan lewat Kepala Sub Dit. Laboratorium Gunungapi, sejak tanggal 7 November 1982 peralatan geomagnet di Plawangan tidak bekerja dengan baik
Yang dipergunakan pengukuran ialah : pesawat Theodolite Kern KO-S, dengan dilengkapi Kompas merk Kern, yang dipasang di atas pesawat Theodolite tersebut. Pekerjaan tersebut dimulai dari titik tetap Q.308, yang ketinggiannya + 1255,20 m dari permukaan laut, menuju ke tempat pemasangan pesawat Seismometer.
Maksud penugasan tersebut, untuk melakukan survei (pemer saan) lahar di K. Woro, K. Gendol/Opak, K. Kuning dan K. Boyon Code. Ke-empat sungai tersebut pemeriksaannya dari jalan raya Yogyakarta Solo (Jateng).
Banyak letusan telah terjadi demikian dasyatnya, disebabkan kawah letaknya tidak di tengah puncak gunung api, akan tetapi secara eksentris di pinggir puncak atau pada lereng gunung. Pada suatu erupsi puncak di tengah berukuran biasa, maka batuan dan terak yang dilontarkan tersebar kemana-mana, meluncur ke bawah sepanjang lereng gunung dan hanya akan menyebabkan kerusakan di sana. Makin jauh run…