Dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang berwawasan lingkungan di daerah bahaya gunungapi, maka salah sat usaha dalam mengevaluasinya adalah dengan melakukan analisa risiko di daerah berbahaya terhadap objek - objek bencana. Hasil analisa tersebut akan tercerminkan pada Peta Zona Risiko Bahaya Gunungapi. Peta ini selain dapat digunakan dalam mengevaluasi tata ruang, juga dapat dimanfaatkan u…
Sesuai dengan tugas dan fungsi seksi Vulkanofisika Sub Dit. Analisa Gunungapi yang dikaitkan dalam rangka mengetahui perkembangan aktivitas G.Semeru dan untuk menunjang peramalan letusan, telah dilakukan penyelidikan dan pengamatan seismik G.Semeru pada bulan Mei 1994, dengan menggunakan 6 (enam) unit perekam MEQ - 600 yang dilengkapo dengan alat lain untuk mendapatkan data gempa berupa paramet…
G. Wurlali di P. Damar terletak di laut Banda pada posisi geografi 7º 7' Lintang Selatan, 128°40' Bujur Timur. Tipe gunungapi strato, tinggi diatas permukaan laut 868 m. Luas P.Damar lk. 315 km², jumlah penduduk pada November 1985 di daerah Bahaya 1.700 orang. Satu-satunya kegiatan gunungapi ini tercatat pada 3-5 Ju ni 1892 berupa letusan normal dari kawah pusat. Tidak disebutkan korban jiwa…
Penyelidikan kimia air dan gas ini dimaksudkan untuk mengumpulkan berbagai conto air dan gas dari daerah yang potensial berbahaya sebagai sumber penyebar gas dan sumber pencemaran air. Conto yang terkumpul diharapkan dapat memberikan informasi secara kimiawi tentang tingkat bahaya langsung dan tidak langsung kegiatan Gunungapi Dieng.
Kelompok Kerja Seismik/Magnetik pada kesempatan ini mencoba menganalisa pengaruh gempa bumi (gempa tektonik) terhadap aktivitas gunungapi Merapi. Mekanisme gempa tektonik karena perubahan posisi massa batuan di dalam kerak bumi secara serentak. Dengan perubahan posisi massa batuan itu apakah dapat mempengaruhi aktivitas gunung (Merapi) atau tidak.
Penyelidikan dilakukan untuk menganalisa unsur - unsur kimia yang terkandung di dalam gas yang dihasilkan (dikeluarkan) oleh Gunung Ijen tersebut. Dari hasil analisa contoh gas tersebut diharap dapat membantu dalam perkiraan (peramalan) letusan gunungapi (khususnya Kawah Ijen).
Sebenarnya mengenai akan lahirnya G. Hobal ini telah diperkirakan oleh Petroeschevsky (1948). Pada waktu penyelidikan tersebut, dia melihat bualan-bualan air (seperti air mendidih) di laut dekat Ili Gripe. Dalam bahasa daerah setempat "Hobal" berarti timbul, penamaan ini juga didasarkan karena letaknya di dekat pantai Hobal (Tanjung Paugora).
G.Batur adalah gunungapi tipe A yang berbentuk strato di dalam kaldera dengan ketinggian 1.717 m diatas permukaan laut. Terletak di daerah Kec. Kintamani, Kabupaten Daerah Tingkat II Bangli Daerah Tingkat I Bali. G. Batur dan danau baturnya yang terletak di dalam kaldera sering dikunjungi oleh wisatawan asing maupun dalam negeri. Pendakian yang paling mudah dapat dilakukan adalah dari desa Kedi…
Berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas dari Bandung Nomor. 141/P/84 dan 142/P/84 masing-masing atas nama Ida Made Jelantik dan K Jani Suwartiyasa ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu solfatara Gunung Rinjani. Sebagaimana diketahui bahwa gunung Rinjani adalah gunungapi bentuk strato yang terletak di Pulau Lombok bagian Utara, Nusa Tenggara Barat. Gunungapi ini da…
Sesuai dengan tugas pokok sebagaimana tercantum dalam pasal 382 Surat Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi No. 1092 Tanggal 6 Maret 1984 Sub Direktorat Analisa Gunungapi melaksanakan pengamatan dan pengolahan laboratorium lapangan Gunung Merapi, penyelidikan Vulkano Fisika, Petrokimia dan Gas serta Instrumentasi gunungapi.