Pada 29 November 1981 terjadi longsoran kubah lava, bukan suatu erupsi magma, tanpa memberikan tanda - tanda sebelum kejadian yang diketahui. Lebih kurang 1, 15 juta meter kubik endapan awan panas guguran tersebar di lereng barat dan baratdaya, kira - kira 250.000 meter kubik guguran tertampung di lembah hulu K. Batang.
G.Merapi terletak di perbatasan antara Daerah Istimewa Yogyakarta-Daerah Tingkat II Magelang dan Boyolali dan Klaten. Jaraknya dengan kota Yogyakarta, Magelang dan Boyolali masing - masing 30, 26 1/2 dan 17 1/2 km. Para pendaki umumnya naik dari arah utara yang lebih mudah dibandingkan dengan dari selatan.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui perubahan kegiatan vulkanik dengan membandingkannya dengan hasil pemeriksaan sebelumnya. Dalam pemeriksaan ini alat - alat yang digunakan ialah termometer maksimum ukuran 400'C dan 120'C, dan peta topografi puncak/kawah G.Gede.
Tulisan dimaksudkan untuk melaporkan hasil kerja pemetaan geologi G. Lamongan tahap ke III yang dilakukan dari tanggal 2 s/d September 1980 serta perbaikan dari laporan sebelumnya.
Salah satu program kesekian pemetaan geologi gunungapi, sub direktorat pemetaan gunungapi Galunggung Jawa Barat.
Pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu adalah salah satu cara untuk mengetahui perubahan kegiatan gunungapi pada waktu itu.
Pada tanggal 9 Desember 1978 beberapa personil Sub Direktorat Panas bumi termasuk penulis menyertai "expert" dari Canada John T. Crandall ke Kamojang. Personil dari Direktorat Vulkanologi termasuk Ir. Susilo Badhri, Nikmatul Akbar B.Sc, Freddy Nanlohi B.Sc, dan pengendara mobil untuk melayani para personil, Harun Suherman.
Daerah Gunung Merapi Jawa Tengah dan sekelilingnya telah di petakan secara umum, antara lain : oleh R.W. Van bemmelen (1949); W. Raharjo; Sukandarrumidi; dan H.M.D. Rosidi (1977)/
Pemetaan Geologi Komplek G. Lamongan dilaksanakan secara bertahap. Tulisan ini dimaksudkan untuk melaporkan hasil kerja pemetaan geologi tahap ke dua yang dimulai 18 Juli sampai dengan 7 Agustus 1980.
Tanggal 19 Desember 1979 Sdr. L. Djoharman B.Sc., Sdr. Rohanan dan penulis berserta Tim Tilt. dari Hawai mencari tempat di sekitar Gn. Merapi, tempat yang terpi- lih adalah Deles, Selo, Krinjing dan Babadan.