Dari catatan sejarah kegiatan vulkanik, G. Krakatau merupakan gunungapi yang sangat aktif dan dampak letusannya paling destruktif di dunia, tercatat bahwa pada tanggal 27 Agustus 1883 G. Krakatau meletus sangat besar, melontarkan rempah vulkanik dengan volume 18 km3, tinggi asap 80 km, menimbulkan gelombang pasang )tsunami) setinggi 30 m di sepanjang pantai barat Banten dan pantai selatan Lampu…
Dari catatan sejarah vulkanik G. Krakatau, terlihat gunungapi ini merupakan gunungapi yang sangat aktif. G. Anak Krakatau sejak muncul 19 Juni 1930 hingga 2004, telah terjadi erupsi lebih dari 100 kali baik bersifat eksplosif maupun efusif. Dari sejumlah letusan tersebut, pada umumnya titik letusan selalu berpindah-pindah di sekitar tubuh kerucutnya. Waktu istirahat berkisar antara 1-8 tahun da…
Gunungapi Anak Krakatau adalah berupa suatu pulau gunungapi yang aktif terletak di dalam Kaldera Krakatau. Dalam sejarah letusannya tercatat bahwa G. Krakatau meletusa sangat besar pada bulan Agustus 1883. Karena letusan katastropis itu sebagian tubuh gunungapi ambruk (runtuh) menyebabkan terjadinya gelombang tsunami besar ke arah Lampung (tinggi gelombang lebih dari 15 m), mengakibatkan korban…
Dari catatan sejarah kegiatan vulkanik G. Krakatau, terlihat gunungapi ini merupakan gunungapi yang sangat aktif. G. Anak Krakatau sejak muncul 19 Juni 1930 hingga 2004, telah terjadi erupsi lebih dari 100 kali baik bersifat eksplosif maupun efusif. Dari sejumlah letusan tersebut, pada umumnya titik letusan selalu berpindah -pindah di sekitar tubuh kerucutnya. Waktu istirahat berkisar antara 1-…
Gunungapi Anak Krakatau merupakan hasil kelanjutan proses erupsi yang terjadi pada Kaldera Krakatau. Letusan Gunung Krakatau tahun 1833 yang menghasilkan kaldera tersebut telah menimbulkan bencana tsunami yang menelan korban hingga 36000 jiwa. Gunungapi Anak Krakatau secara langsung telah menimbulkan kembali satu ancaman bencana bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar komplek Krakata…
Gunungapi Anak Krakatau adalah merupakan salah satu pulau gunungapi yang terdapat di dalam kompleks gunung Krakatau. Gunungapi ini sering meletus sejak pertumbuhannya pada tahun 1960 hingga letusan terakhir tahun 1996, dengan menghasilkan endapan-endapan baru yang menyebabkan terjadinya perubahan permukaan, dan sebagai akibatnya peta topografi yang tersedia, yang dibuat tahun 1983 tidak sesuai …
Gunung Krakatau atau cracatoa atau disebut Rakata adalah sebuah kepulauan gunungapi di selat sunda, terletak antara Jawa dan Sumatra. Ketinggian Anak Krakatau yang dihitung pada 1968 adalah 169,67 meter di atas muka laut, sedangkan pada tahun 1973 naik menjadi 189,48 meter di atas muka laut. Puncak Rakata sendiri berketinggian 813 meter dari muka laut. Hamidi (1973) mengatakan bahwa untuk kawah…
Gunungapi Anak Krakatau terletak di Selat Sunda diamati dari dua pos pengamatan yaitu pos PGA Anak Krakatau di Psauran, Banten dan dari pos PGA Anak Krakatau di Kalianda, Lampung. Di pos PGA Pasauran pengamatan dilakukan dengan metode kegempaan dan visual, sedangkan dari pos Kalianda hanya terbatas pada pengamatan visual saja. Gunungapi ini merupakan gunungapi paling aktif di kawasan Indonesia …
Salah satu program pemerintah di masa krisis ekonomi yang berkepanjangan ini adalah meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke lokasi objek wisata yang ada di Indonesia, dan menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu penyumbang devisa negara yang dapat diandalkan. Karena itu sangat perlu mengoptimalkan potensi wisata yang sudah dikembangkan dan pengkayaan potensi wisata yang belum ada.
Gunungapi Anak Krakatau merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Selat Sunda, muncul diantara P. Panjang, P. Sertung dan P. Rakata (komplek G. Krakatau), yang terbentuk akibat terjadinya letusan-letusan purna pembentukan kaldera. Letusan besar terakhir G. Krakatau pada 1883 adalah salah satu yang paling dikenal dunia.