Erupsi suatu gunungapi telah menarik perhatian masyarakat umum sekitar 2 tahun terakhir ini, seperti halnya bencana geologi lain yaitu gempabumi, tanah longsor, dan tsunami. Indonesia merupakan Negara yang memiliki gunungapi aktif cukup banyak yaitu sekitar 129 gunungapi yang berderet sepanjang pula Sumatra-Jawa-NTB_NTT_Sulawesi.
Gunungapi Bromo merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Pulai Jawa. Gunungapi ini muncul dalam Kaldera Tengger, dengan ketinggian mencapai 2.329 m dpl atau 200 m dari ketinggian dasar kaldera. Lokasi G. Bromo ini terkenal dengan kompleks Bromo - Tengger yang secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Gunungapi Arjuno-Welirang menurut Neuman Van Padang (1951) diklasifikasikan sebagai gunungapi type B, namun setelah terjadi letusan samping tahun 1952, menurut Hadikusumo tahun 1957 memasukkannya kedalam klasifikasi type A. Sedangkan Kusumahdinata (1979) dalam buku Data Dasar Gunungapi Indonesia, G. Arjuno-Welirang termasuk kedalam 8 gunungapi type A yang belum dibahas karena masih meragukan.
Gunung Merapi merupakan gunungapi tipe strato, dengan ketinggian 2980 meter dari permukaan laut (sebelum erupsi 2010). Secara administratif terletak pada 4 wilayah kabupaten yaitu Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten. Status aktivitas G. Merapi ditingkatkan dari Normal menjadi Waspada pada tanggal 20 September 2010.
Gunungapi Bromo merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Pulau Jawa. Gunungapi ini muncul dalam Kaldera Tengger, dengan ketinggian mencapai 2.329 meter di atas permukaan laut/dml atau 200 m dari ketinggian dasar kaldera kurang lebih 2.100 m dml. Lokasi G. Bromo ini dikenal dengan kompleks Bromo - Tengger yang secara adnistratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Gunungapi Semeru merupakan salah satugunungapi paling aktif di Indonesia. G. Semeru terletak di antara dataran Malang-Bangil dan Lumajang-Probolinggo, dimana terdapat deretan gunungapi yang timbul di atas celah meintang dan memanjang dari utara ke selatan. Deretan tersebut dapat dibagi dalam tiga satuan morfologi, yaitu Pegunungan Tengger, G. Jambangan dan G. Semeru.
G. Lamongan adalah gunungapi kecil diantara dua pegunungan raksasa Tengger dan Ijang Argapuro. Puncak tertinggi, Gunung Tarub, merupakan bagian dari pinggiran kawah gunungapi mula-mula. Kawah itu kemudian bergeser ke arah barat daya dengan jarak lebih dari 650 m. Abu dan aliran lava berkontribusi pada kontruksi gunungapi ini.
Terdapat lebih dari 100 danau kawah aktif yang ada di dunia saat ini. Di Indonesia, dari 127 gunungapi (tipe A, B, dan C) setidaknya terdapat 20 gunungapi yang memiliki danau kawah. Salah satunya adalah G. Ijen yang terdapat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Gunungapi Ijen ini merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang dipantau aktivitas vulkaniknya secara kontinyu.
Berdasarkan letusan sebelumnya karakter letusan G. Galunggung adalah letusan yang sangat dahsyat (berlangsung secara singkat atau lama) yang diakhir erupsi kubah lava (1918) dan pembentukan kerucut sinder serta leleran lava (1983). Untuk mengetahui produk letusan yang lebih tua lagi berdasarkan peta geologi. G. Galunggung.