De Talamau is een 2912. 3 m hooge samengestelde vulkaan in het noordelijke van Sumatra's Westkust, die volgens Kemmerling (1921p.7) een terrein van 350 km2 met zijn vulkanisch produkten bedekt.
De verhoogde werking van den Dempo in de eerste vier maar maandenvan 1934 bestaande uit asch- en moddererupties en het verzoek van de Koloniale Bank een plaatselijk onderzoek naar den toestand van den vulkaan en het gevaar, dat eventueel voor ondernemingen dezer maatschappij te duchen valt, was aanleiding, dat deze vulkaan in de eerste helft juni door steller dezes nader onderzocht werd.
Krakatau was studied from September 10 - 12. The 1883 eruption produced a large non - walded ignimbrite deposit (ash - flow) which covers large areas of Rakata, Sertung and Rakata Islands. We landed on all three islands at accesible points and axamined coastal exposures of the 1883 deposit.
Sejalan dengan rencana kerja Proy.P2V untuk Tahun 1/1966 1967, Pelita IV, telah direkomendasikan melakukan kegiatan penyuluhan lapangan di daerah-daerah sekitar dua gunungapi aktif di Jawa Timur, yaitu G.Kelut dan G.Semeru.
Pemasangan tugu/pilaar di lokasi Pos tersebut, telah dilaksanakan pada awal tahun 1982, dengan ukuran pondasi : dalam 1, - m dan lebar 1, m2, sedang tingginya 1, - m dari dasar tanah dan lebar 30 cm x 30 cm.
Pada tgl 4/7-1963 petugas2 lengkap berada di pos puntjak G.Kelut, ialah 2 orang petugas Bandung (penulis dan Sdr Tr. Rachmat) dan 3 orang pegawai tetapnja (Sdr Mardjani, Sakiman, dan Kandit). Bertalian dengan diperbaikinja pos di Margomuljo dimana penulis perlu membuktikan sampai dimana perbaikan itu selesai, maka penulis mempertimbangkan untuk turun ke Margomuljo guna menjasikannja.
Kegiatan penyuluhan Gunungapi di daerah sekitar G. Raung Jawa Timur dilaksanakan pada tanggal 14 - 24 Mei 1999 sesuai dengan permintaan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Tingkat II Banyuwangi, Jawa Timur.
Penyuluhan vulkanologi di G.Ciremai dilakukan dalam dua tahap atau tingkat, yaitu : (1) Ke 1 - Penyuluhan yang sifatnya sebagai informasi bagi para aparat pemerintah di tingkat Kabupaten, termasuk Muspida dan DPRD. (2) Ke 2 - Bimbingan atau penyuluhan bagi penduduk dan tokoh masyarakat setempat di wilayah yang diduga kuat merupakan kawasan yang sangat rawan bahaya, yaitu di Kawedanaan Cilimus.
Hasil pendataan penduduk pada Mei 1992 mencatat bahwa, jumlah penduduk yang terancam bahaya G.Dieng sebanyak 55.167 jiwa. Berdasarkan pada hal - hal tersebut di atas tim penyuluhan gunungapi dikirim ke daerah bahaya G.Dieng untuk memberikan informasi dan mengingatkan kembali bahaya yang telah dan mungkin terjadi, baik bahaya letusan maupun gas racun.
Dokumentasi tim pendaki di kawasan Kawah Kelut berlangsung sejak awal hingga akhir kegiatan, mencakup proses pendakian, pengawasan, dan pemetaan