Dengan merujuk pada Surat Direktur Direktorat Vulkanologi nomor 330/104/DGV/90 tanggal 17 Mei 1990 tentang kegiatan Penyuluhan Vulkanologi di wilayah Jawa Timur.
Dengan menunjuk pada Surat Direktur Direktorat Vulkanologi nomor 330/104/DGV/90 tanggal 17 Mei 1990 tentang kegiatan Penyuluhan Vulkanologi di wilayah Jawa Timur, maka penulis berangkat ke Malang dan Lumajang untuk melaksanakan tugas seperti apa yang tertulis dalam Surat tersebut di atas.
Pada permulaan bulan Pebruari oleh pos pendjagaan D.G.B. di Kawah Idjen telah dilaporkan adanja tanda2 kegiatan dari G.Raung, jang terlihat mulai dari tg. 31 Djanuari 1953. Pada tg. 5 Pebruari diterima kawat dari Residen Besuki jang meminta penindjauan segera. Pada hari Saptu tg. 7 Pebruari penulis meninggalkan Bandung dan sampailah di Bondowoso pada esok harinja. Disini didapat keterangan2 dar…
Keadaan sehari-hati dari pondok Tangkuban Parahu tgl. 15/7 - 2/8-' 52
Laporan G. Tangkuban Prahu dari tgl 13/6-'52 s/d 20 djuni 1952,- telah dikirim sebagai laporan mingguan.
Sesuai dengan rencana kerja Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi Tahun Anggaran 1988-1989, telah diberangkatkan Tim Pengadaan Informasi dan Penyuluhan Vulkanologi ke G. Guntur dan G. Papandayan, Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung Jawa Barat. Maksud dan tujuan tim ini adalah selain pendataan informasi kependudukan, tata guna tanah, tingkat kerawanan bahaya Gunungapi, juga menga…
Gunungapi ljen merupakan gunungapi strato yang terletak di Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur. Secara geografis, area puncak Gununapi ljen terletak pada 8°03' 30 LS dan 114° 14' 30" BT (Data Dasar Gunungapi). Sejarah letusan G. Ijen tercatat sejak letusan tahun freatik 1796. Manifestasi letusan dipermukaan berupa hembusan/semburan gas, letusan lumpur, ataupun bualan/semburan air d…
Dalam kegiatan suatu analisa sinyal baik skala regional ataupun lokal diperlukan suatu design yang mampu menghilangkan atau meloloskan beberapa frekuensi sinyal yang diingankan.
Tiap letusan gunungapi tipe Plinian merupakan suatu cobaan alamiah yang dapat merubah mukabumi serta kehidupan flora dan fauna secara luas. Ciri letusan tersebut tidak ada bandinginnya dengan eksperimen yang pernah dilakukan manusia, demikian diucapkan Ernst (1907), seorang ahli botani Swiss setelah kunjungannya di Kepulauan Krakatau tahun 1906 bersama - sama Backer (Bogor).
Gunungapi Guntur adalah nama sebuah puncak dari suatu kelompok gunungapi yang disebut dengan Kompleks Gunung Guntur. Kompleks ini terdiri atas beberapa kerucut, yaitu G. Masigit (2249) yang merupakan kerucut tertinggi. Ke arah tenggara dari G. Masigit terdapat kerucut G. Parukuyan (2135m), G. Kabuyutan (2048) dan G. Guntur. Gunungapi Guntur ini merupakan kerucut termuda dari kerucut-kerucut dal…