Pengamatan seismik G. Kelut menggunakan sistem tripartit secara permanen. Sistem tersebut juga dilengkapi dengan dua komponen datar yang ditempatkan di Bambingan, satu lokasi dengan salah satu komponen tegak dari jaringan tripartit. Penugasan Penulis
Maksud pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu di Puncak G. Merapi pada tanggal 1 -10 Mei 1984 adalah guna mengetahui tingkat kegiatan yang tampak secara visual pada waktu pemeriksaan.
Dengan surat perintah No. 401/P/84 tanggal 4 Mei 1984 penulis ditugaskan untuk melakukan pekerjaan antara lain ialah :Mencari data kegiatan G. Merapi secara visual yang terjadi dewasa ini, data tersebut sebagai bahan perbandingan dengan bulan sebelumnya. Melakukan pemeriksaan laharan di S.Putih, S. Bebeng, S.Krasak dan tujuannya adalah untuk menduga volum endapan lahar dan penentuan daerah yang…
For June Merapi report will be presented special in report of meeting about June 1984 Merapi activity because all data during the month was taken directly from the field or observatory
Pengamatan seismik terhadap kegiatan G. Semeru dilakukan dari Fon Argosuko dan G. Samur. Pengamatan tersebut sangat perlu, kerana dengan menggunakan seismograf kegiatan gempa gunungapi yang erat hubungannya dengan letusan dapat diamati selama 24 jam. Gojala tab. merupakan salah satu dari semaa gejala vulkanik yang harus diamati yang sangat membantu penganatan visual. Pengamatan seismik yang dil…
In April and May 1984 rockfalls and glowing clouds from the active lava dome were continued to be observed traveliing a maximum distance of 1.5 KM from the summit toward Batang Valley.
G. Tangkubanparahu adalah salah satu gunungapi aktif di Jawa Barat yang cukup terkenal dikalangan para wisatawan dalam dan luar negeri. Ternyata akibat letusan-letusannya menghasilkan morfologi G. Tangkubanparahu yang indah dan menarik bagi para wisatawan. Berdasar-kan coraknya, riwayat letusannya dapat dibagi menjadi 3 perioda yaitu, Fasa esplosiva (ledakan), Fasa efusiva dan Fasa pembentukan …
Bedasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas No. 229/P/1984 dari pemimpin proyek penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, kami ditugaskan untuk melakukan pengamatan dan penelitian seismik di G. Kelut.
Pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu dilakukan untuk mengetahui tingkat kegiatan G. Guntur dan G. Papandayan dibandingkan dengan keadaan sebelumnya, yaitu berdasarkan keadaan kawah, solfatara dan suhunya.
Pengamatan visual dilakukan dari Pos Pengamatan yang terletak di bagian selatan Kw. Ratu. Dari Pos yang dapat dilakukan hanya mengamati kegiaran Kw. Baru, sedangkan kawah - kawah lainnya tidak dapat.