Pada triwulan ketiga tahun anggaran 1993 - 1994, Kelompok Kerja Geologi dan Laharan melakukan sampling batuan untuk kelengkapan data petrologi/geokimia batuan G.Merapi, khususnya pada jenjang selatan
Kelompok Kerja Seismik/Magnetik pada kesempatan ini mencoba menganalisa pengaruh gempa bumi (gempa tektonik) terhadap aktivitas gunungapi Merapi. Mekanisme gempa tektonik karena perubahan posisi massa batuan di dalam kerak bumi secara serentak. Dengan perubahan posisi massa batuan itu apakah dapat mempengaruhi aktivitas gunung (Merapi) atau tidak.
Penyelidikan dilakukan untuk menganalisa unsur - unsur kimia yang terkandung di dalam gas yang dihasilkan (dikeluarkan) oleh Gunung Ijen tersebut. Dari hasil analisa contoh gas tersebut diharap dapat membantu dalam perkiraan (peramalan) letusan gunungapi (khususnya Kawah Ijen).
Laporan ini membahas terkait dengan perencanaan (disain) Sistem/Subsistem/Peralatan telementri SP, Perakitan, dan Uji coba lapangan. Perencanaan dan perakitan Sistem Telementry SP telah dilakukan sejak tahun 1984, ketika Subdit masih bernama "Laboratorium Gunungapi", dengan Seksi "Geofisika" salah satu seksinya. Uji cobapun telah dilakukan meskipun, dengan hasil yang belum memuaskan, atau berar…
G. Banda Api adalah salah satu gunungapi aktif di Indonesia dengan ketinggian 658 m dari permukaan laut. Posisi geografis 120° 52' 17" BT dan 4° 31' 30" LS. Meru-pakan salah satu pulau di Laut Banda. Gunungapi tersebut mempunyai tiga buah kawah yang terletak di puncak. G. Banda Api termasuk dalam wilayah Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku. Untuk mengetahui tingkat kegiatan gunungapi ters…
Berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas No.2280/P/85 dan No.2281/P/85 penulis dengan Sdr.Usman Baharmin petugas dari G. Kelimutu ditugaskan untuk melakukan Pengamatan dan Penyelidikan Seismik G. Sangeangapi. Tinggi G. Sangeangapi Doroapi 1949 m. Doro Mantoi 1795 m, tinggi diatas dasar laut. Tipe gunungapi strato kembar. Posisi geografi 8°11' Lintang Selatan, 1.19°03,5 Bujur Timur. Terleta…
Sebenarnya mengenai akan lahirnya G. Hobal ini telah diperkirakan oleh Petroeschevsky (1948). Pada waktu penyelidikan tersebut, dia melihat bualan-bualan air (seperti air mendidih) di laut dekat Ili Gripe. Dalam bahasa daerah setempat "Hobal" berarti timbul, penamaan ini juga didasarkan karena letaknya di dekat pantai Hobal (Tanjung Paugora).
Gunung Sangeangapi adalah salah satu Gunungapi aktip yang diamati secara terus-menerus dari Kampung Tawali. Pemeriksaan ke puncak/ke Kawah dilakukan sewaktu-waktu, tergantung surat perintah dari Bandung. Letak Gunung Sangeangapi di Pulau Sangeang di sebelah Timur-laut Pulau Sumbawa, dengan jumlah penduduk saat ini 1254 jiwa atau 232 Kepala keluarga, masuk Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Tinggi …
G. Sangeangapi adalah sebuah gunungapi yang terletak di pulau Sangeang sebelah Timur Laut pulau Sumbawa, Kecamatan Wera Timur Kabupaten Bima. Dengan ketinggian lk. 1950 meter di atas muka laut. Adapun maksud dan tujuan diadakan pemeriksaan kawah ini tiada lain untuk mengumpulkan data dari semua gejala yang dapat dilihat atau semua aktivitas dari gunung tersebut yang dapat diamati secara visual.…
G.Banda Api terletak di laut Banda pada posisi 4°31' 30'' L.S., 120°52′ 17''. Antara 1500 s/d 1900 gunung ini sering menunjukkan kegiatannya berupa letusan eksplosif dan effusif adakalanya menimbulkan kerusakan pada tanah garapan serta menimbulkan pula korban jiwa seperti yang terjadi pada 1598 dan 1615. Kegiatan terakhir tercatat pada 1901 berupa lelehan lava.