Dalam laporan kerja lapangan ini masih menitik beratkan tentang pengadaan bahan-bahan informasi untuk penyuluhan Vulkanologi/Gunung api, terutama melakukan kegiatan pengamatan dan pendataan kependudukan yang terletak di dalam daerah bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan daerah waspada (Kawasan Rawan Bencana I) G. Ambang. Posisi Geografi Gunung api tipe A ini, terletak pada 0° 44' 30" LU dan 1…
Penyusunan laporan Gunung api Karangetang dibuat sebagai realisasi dari hasil Petrokimia Gas Gunung api. Penyelidikan ini dimulai pada tanggal 20 Desember 1996 sampai dengan 8 Januari 1997, sesuai dengan rencana Seksi Petrokimia dan Gas yang tercakup dalam Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunung api Tahun Anggaran 1996/1997. Kegiatan penyelidikan geokimia gas gunungapi dilakukan dengan bebera…
G. Tangkoko atau nama lainnya Tonkoko adalah gunungapi yang tergolong aktif bertipe strato, dengan ketinggian 1149 meter diatas muka laut (dml). Gunungapi ini sudah beristirahat selama 125 tahun. Pertama kali diamati secara rutin dari Pos PGA dalamtahun 1985, dan penyempurnaan peralatan seismograf pada 17 April 2002. Tida pernah teramati gejala perubahan kegiatan. Pada September 2002, gunungapi…
Dari Pos Pengamatan Gunungapi G. Lokon dan G. Mahawu atu dari Tomohon, secara fisik G. Mahawu nampak seperti perahu yang tertelungkup, mirip dengan G. Tangkubanparahu di Jawa Barat, memanjang dari utara ke selatan. Terletak berdampingan dengan G. Lokon, sehingga populer dengan sebutan Lokon - Mahawu. Lembang yang terbentuk antara keduanya merupakan jalan raya Tomohon yang menghubungkan antara T…
Indonesia dengan 127 gunungapi merupakan negara dengan potensi bencana letusan gunungapi yang cukup tinggi. Resiko terjadinya korban jiwa dan kerusakan harta benda merupakan akibat langsung dari banyaknya gunungapi yang berbahaya tersebut. Selama dua abad terakhir tidak kurang dari 200000 jiwa yang menjadi korban letusannya dan tidak terhitung kerusakan harta bendanya.
Tidak sulit apabila hendak mengunjungi G. Lokon. Apabila Anda berada di Kota Nyiur Melambai, Manado, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara, setiap orang dengan mudah memberikan keterangan bagaimana dan dengan apa mencapainya. Betapa tida G. Lokon bediri megah di tepi jalan raya yang menghubungkan antara Manado dengan kota-kota kabupaten di daratan Sulawesi Utara bagian Selatan. G. Lokon berada dalam…
G. Lokon yang terdiri dari Puncak Lokon dan G. Empung merupakan gunung api aktif yang letusannya telah dikenal sebagai eksplosif. Frekuensi letusannya menunjukan peningkatan terhadap selang waktu terjadinya letusan. Hal ini dapat dilihat dari sejarahnya dimana sebelum th.1800 mempunyai selang waktu letusan yang sangat lama (400th), meningkat 2 kali terjadi letusan dalam kurun watu 100 tahun kem…
Kegiatan G. Lokon mempunyai frekuensi letusan yang termasuk sering, yaitu kejadian letusannya dapat mencapai 2 hingga 3 tahun, bahkan nyaris terjadi setiap tahun, demikian menurut catatan sejarah kegiatan G. Lokon terdahulu. G. Lokon terletak di kawasan Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, merupakan bagian dari kumpulan gunung api aktif yang berada di sepanjang jalur gunung api Sulawesi Utara da…
G. Karangetang atau dikenal juga dengan nama G. Api Siau, adalah salah satu gunung api aktif di Indonesia yang terletak di Busur Kepulauan Sangir Talaud. Dibandingkan dengan gunung api lainnya yang ada di Sulawesi Utara, gunung api ini merupakan yang paling aktif. Secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Sangihe - Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis terletak pada posi…
Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Sub Bagian proyek pemetaan daerah bahaya gunung api. Saudara Samud Wikartadipura dengan SPDD n 1273/P/81, Sdr. A. D. Sumpena dengan SPPD n 1271/P/81 dan saya dengan SPPD n 1272/P/81 ditugaskan ke G. Sempu termasuk kedalam provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Minahasa. Puncaknya berketinggian +1549 m sedangkan Kawah Masem +1420m-1360m. Cara pencapaiannya dari Kot…