Pengukuran deformasi yang dilakukan oleh kelompok kerja deformasi dari Kantor Seksi Penyelidikan Gunung Merapi Yogyakarta adalah pengukuran jaringan titik - titik di puncak, pengamatan kubah lava dan rekahan di puncak lava 1956. Tujuan pengukuran adalah untuk pemantauan kegiatan Gunung Merapi secara menerus.
Gunung semeru merupakan salah satu gunung api aktif di Jawa Timur, yang dari sejarah letusan saja sejak tahun 1818 telah banyak menimbulkan kerusakan maupun korban manusia. Oleh karena itu, salah satu instansi yang menangani usaha penyelamatan oleh gunungapi ialah Direktorat Vulkanologi.
Dengan SPPD No. 491/0441/3402/1990, Sdr. Sobana, Sdr.Kosim Al Sukar dan penulis dengan menggunakan kendaraan dinas No.Pol.D3511W ditugaskan ke Gunung Guntur untuk pemasangan tugu - tugu ungkit kering baru dibagian utara Gunung Guntur sebanyak 3 buah pada ketinggian 950 meter diatas permukaan laut.
Dengan SPPD nomor 1108/0441/3402/90, tertanggal 8 Oktober L.Djoharman Bsc, Ir. Pudjo Asmoro MSc, Nanang Rahardja dan pengemudi Kosim Alsukar dengan kendaraan dinas Toyota D.7774 V, ditugaskan ke Gunung Lamongan, Kabupaten Lumajang - Jawa Timur selama 20 hari tanggal 8/10 s/d 27/10 - 1990 untuk melakukan pengukuran deformasi di sekitar lereng bagian barat guna mengetahui tingkat keaktifan Gunung…
Berdasarkan laporan bulanan Subdit Pengamatan Gunung Api bulan April 1991, kegempaan Gunung Gede di Jawa Barat sejak akhir Februari 1991 menunjukkan peningkatan. Jumlah gempa sebelumnya kurang dari 5 kejadian/hari menjadi 4 -10 kejadian di akhir bulan Februari dan mencapai puncaknya tanggal 30 April 1991, berjumlah lebih 380 kali kejadian (gempa vulkanik dangkal + dalam).
Dengan surat Perintah Perjalanan Dinas No. 739/0441/3402/90, tanggal 27 Juli 1990, Komar R., Sobana R., Achmid, pengemudi Kosim dan penulis ditugaskan ke Gunung Gede dari tanggal 30 Juli - 13 Agustus 1990 Survei pencarian lokasi Stasiun De Formasi Metode Ungkit/Tilting di sekitar Gunung Gede Jawa Barat dengan kendaraan Toyota.
Dalam perioda Pelita ke IV tahun anggaran 1988 1967, te lah diberangkatkan satu tim Pemetaan Daerah Bahaya Gunungapi dari Seksi Penanggulangan Bahaya Gunungapi, Subdirektorat Pemetaan Gu -nungapi, Direktorat Vulkanologi ke G. Gede. Tim pemetaan terdiri dari S.Dirasutisna (SPPD no. 2191/0441/3402/89), S. Wikartadipura (SPPD no. 2192/0441/3402/89) A.S. Sumpena (SPPD no. 2193/0441/3402/89) dan Sap…
Dengan surat Perintah Perjalanan Dinas dari Pemimpin Proyek Peningkatan Geologi dan Sumberdaya Mineral No.67/0441/3102/89 tanggal 14 Juni 1989, penulis beserta Sdr. L. Djoharman, B.Sc Sår. Sobana dan Sdr. Kosim Al. Sukar sebagai pengemudi D-3511 ditugaskan ke G. Guntur untuk melakukan pengukuran deformasi dengan metode dry tilt guna memperoleh harga dasar dari peng ukuran awal ini.
Menurut Surat Perintah Perjalanan Dinas No. 1401/0441/3402/1988, L. Djoharman, B.Sc. Komar R, dan pengemudi Kosim Al Sukar ditugaskan ke G. Galunggung dan G. Kelut dari 1 s//d 25-11-1998.
Dengan surat perintah perjalanan dinns no.66/041/3102/1989, 14 Jun11989, pengemudi Kosim Al Sukar, Sobana Rasid, Komar Res-tika Jaya dan penulis ditugnskon Kepala Seksi Pungukuran Topogra fi & Penyelidikan Deformasi untuk penyelidikan dan pengukuran de formasi metode ungkit disekitar G. Guntur dan G.Lamongan antara tanggal 12Juni 1989-15Juli 1989, dimana laporan G. Guntur disu sun oleh Komar Re…