Untuk pengukuran deformasi ada beberapa macam metoda yang bisa digunakan yaitu diantaranya dengan cara EDM, dry tilt, level-ling dan watertube.
Dalam rangka Pelita IV tahun anggaran 1985/1986, proyek pemetaan Gunungapi, Tim Pemetaan Topografi dan Pengukuran Deformasi, telah merencanakan pengukuran topografi diberbagai gunungapi, salah satu gunungapi diantaranya adalah bagian selatan G. Kelut Jawa Timur.
Informasi penyelidikan Geofisika di lereng sebelah barat G. Kelut sejak tahun 1978 diperoleh data geomagnit menunjukkan anomali negatif. Untuk melengkapi data tersebut diperlukan data penunjang dari hasil penyelidikan batuan di daerah dimaksud dengan penyelidikan dan pemeriksaan jenis batuan secara petrokimia gas dan air kawah4
Maksud penugasan tersebut untuk mengadakan pengukuran kedalaman dan suhu dasar Danau Kawah G.Kelut dan membuat Peta Dasar Kedalaman dari danau kawah tersebut, juga memasang pelampung di tempat yang perlu dan yang di anggap penting atau di lokasi yang suhunya tinnggi.
Pengamatan seismik G. Kelut menggunakan sistem tripartit secara permanen. Sistem tersebut juga dilengkapi dengan dua komponen datar yang ditempatkan di Bambingan, satu lokasi dengan salah satu komponen tegak dari jaringan tripartit. Penugasan Penulis
Bedasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas No. 229/P/1984 dari pemimpin proyek penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, kami ditugaskan untuk melakukan pengamatan dan penelitian seismik di G. Kelut.
Di sekitar G. Merapi dipasang 6 stasiun/lokasi di sekitar 4 buah lokasi, sebelah timur 1 lokasi dan sebelah selatan 1 lokasi, jarak dari puncak minimal 2,5 km dan maksimum 6 km. Sedangkan untuk memonitor G. Kelut dengan metode Dry Tilting telah dipasang sebanyak 7 stasiun yang dipasang di lereng sebelah utara dan barat dengan jarak min 1/2 km dan max 7km dari puncak.
Penelitian geokimia terhadap air danau kawah G. Kelut di-lakukan dengan mengambil dan menganalisa conto-conto air danau ke wah secara teratur setiap bulan. Sejak April 1980 sampai dengan September 1983 telah diambil dan dianalisa sebanyak lebih dari 400 conto sir dari danau kawah G. Kelut.
Hingga akhir Mei 1981 disekitar G.Kelut telah dipasang enam petak lokasi Benchmark masing - masing : di Mangli, Sumber Petung, Margomulyo, Bambingan, Gajahmungkur, dan G.Pedot, dimana empat petak lokasi Benchmark yang disebut dari pertama dibuat sejak Desember 1979, sedang dua petak Benchmark yang terakhir dibuat bulan Februari 1981.
Berdasarkan hasil pengamatan terhadap Pos - Pos Pengamatan di Jawa Timur dan Jawa Tengah bahwa bangunan - bangunan tersebut pada umumnya masih baik dan masih dapatt dipergunakan. Hanya perlu ditekankan disini bahwa sarana bangunan tersebut mengingat pada umumnya lokasinya terletak agak jauh dari kota dan keadaan alam sekitarnya menuntut secara rutin diadakan perawatan yang intensif agar lebih t…