Dalam mengantisipasi bahaya yang ditimbulkan Gunung Merapi, pada bulan Mei 1993 telah dilakukan pemantauan tingkat aktivitas Gunung Merapi secara tepadu yaitu kimia, fisika, dan geologi. Pemantauan secara kimia meliputi kimia gas, kondensat, temperatur lubang gas vulkanik, batuan, udara bebas, merkuri, dan kecepatan emisi gas S02 dalam plume vulkanik.
Penyelidikan kimia air dan gas ini dimaksudkan untuk mengumpulkan berbagai conto air dan gas dari daerah yang potensial berbahaya sebagai sumber penyebar gas dan sumber pencemaran air. Conto yang terkumpul diharapkan dapat memberikan informasi secara kimiawi tentang tingkat bahaya langsung dan tidak langsung kegiatan Gunungapi Dieng.
This section is list of currently available published geological and geochemical maps for Sumatera North of the equator. further information abput these maps is given in the geosurvey newsletter (berita geologi, Direktorat Jenderal Pertambangan Umum)
Penyelidikan dilakukan untuk menganalisa unsur - unsur kimia yang terkandung di dalam gas yang dihasilkan (dikeluarkan) oleh Gunung Ijen tersebut. Dari hasil analisa contoh gas tersebut diharap dapat membantu dalam perkiraan (peramalan) letusan gunungapi (khususnya Kawah Ijen).
Penelitian petrokimia Gunungapi Gede adalah untuk mengetahui variasi komposisi kimia, mineralogi dari batuan yang dierupsikan oleh gunung tersebut baik yang dierupsikan dalam waktu sejarah maupun yang tidak tercatat dalam sejarah.
Penyelidikan dan pemantauan geokimia di G.Merapi meliputi kegiatan pengambilan cuplikan gas, kondensat, sublimat, aerosol, batuan/lava dan pengukuran temperatur di solfatar - solfatar puncak Merapi
Seksi Petrokimia dan Gas pada bulan Agustus 1992 melakukan penyelidikan tentang situasi kawah, analisa gas, analisa air, serta sampling batuan puncak. Hasil penyelidikan ini dapat dijadikan data dasar serta membantu dalam upaya pemantauan G.Gede. Pendakian ke puncak G.Gede bisa dilakukan dari beberapa arah. Sedangkan pendakian yang dilakukan pada penyelidikan ini melalui route G.Putri-G.Sela-Ka…
Penyelidikan dan pemantauan geokimia di G.Merapi meliputi kegiatan pengambilan cuplikan gas, kondensat, sublimat, aerasol, batuan/lava dan pengukuran temperatur di solfatar - solfatar puncak Merapi.
Dalam rangka pemantauan tingkat aktivitas Gunung Merapi telah dilakukan pemantauan secara terpadu dari berbagai bidang yaitu geokimia, seismik, deformasi, dan laharan.
Dalam rangka mengantisipasi peningkatan aktivitas gas Gunung Merapi telah dilakukan pemantauan secara kimia yaitu dalam bidang geokimia gas. Kegiatan penyelidikan meliputi pengambilan dan analisis kimia gas vulkanik dan pengukuran temperatur di lapangan solfatar Gendol G.13 dan Woro. 30 di Puncak G.Merapi. Selain itu, dilakukan pula cuplikan udara bebas di puncak G.Merapi.