Hasil evaluasi seismik serta ditunjang oleh data visualnya, kegiatan G. Ili Boleng saat ini dinilai dalam kondisi aktif normal. Sedangkan dari evaluasi seismik kegiatan G. Ili Lewotolo, secara kuantitas menunjukkan tingkat kejadian gempa vulkanik per harinya diatas normal, hal ini diduga sudah berlangsung sebelum pemasangan seismograf di Pos PGA Ili Lewotolo (September 1994). Secara visual akti…
Untuk memantau aktivitas G. Batur secara tetap, telah dipasang satu unit seismograph telemetri yang dipasang di lereng timur kawah G. Batur, pada ketinggian lk. 1230 mdpl dan diamati dari Pos Pengamatan G. Batur di desa Panelokan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, lk 3 km dari puncak G. Batur.
Pada 16 Juni 1994 dilakukan pemasangan seismometer, pengoperasian seismograf kinemetrics PS-2 secara portable. Setelah dilakukan pengetesan, alat dapat beroperasi sebagaimana mestinya, sehingga mulai saat itu kita dapat memantau respon seismik yang berhubungan dengan kegiatan vulkanik G. Wurlali. Kemudian, dari pengamatan lapangan, keadaan sekitar puncak terlihat gersang. Pada umumya gunung ter…
Data visual terhadap tinggi, tebal dan warna asap dikumpulkan sejak Mei hingga September 1992. Tinggi asap kawah umumnya 75 m di atas bibir kawah, tetapi pada Juni dan September mencapai 100 m. Dari pengamatan visual tersebut, terlihat peningkatan aktifitas vulkanik di permukaan terjadi pada Juni dan September 1992.
G. Ile Boleng dengan tinggi 1659 m di atas permukaan laut, terdapat di bagian tenggara F. Adonara (Gb. 1), Kabupaten Flores Timur, Propinsi Nusateng-gara Timur. Posisi geografinya terletak antara 8°20,5' Lintang Selatan dan 123° 15,5' Bujur Timur (Atlas Trop. Nederl. 1938 Lembar 27; dalam Kusumadinata, K. 1979) G. Ileboleng termasuk gunungapi tipe A, pada 28 Mei 1986 pukul 17 35' WITA gunung …
Tinggi G.Ile Boleng 1659 m dari Atlas Trop Nerderl). Tipe gunungapi Strato Posisi geografi 8°20,5' Lintang Selatan 123°15,5 Bujur Timur (Atlas Trop Nederl 1938 lembar 27 ) Letak di Kecamatan Waiwerang Pulau Adonara Flores Timur. Penulis berdasarkan SPPD No. 2551/P/84 ditugaskan untuk Pengamatan dan Penelitian Seismik Gunungapi, berangkat 4 Desember 1984 dari Bandung Denpasar Ende dan terus me…
Berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas No.2280/P/85 dan No.2281/P/85 penulis dengan Sdr.Usman Baharmin petugas dari G. Kelimutu ditugaskan untuk melakukan Pengamatan dan Penyelidikan Seismik G. Sangeangapi. Tinggi G. Sangeangapi Doroapi 1949 m. Doro Mantoi 1795 m, tinggi diatas dasar laut. Tipe gunungapi strato kembar. Posisi geografi 8°11' Lintang Selatan, 119°03,5' Bujur Timur. Terleta…
Untuk pengamatan kegiatan gunungapi yang terpadu, ber-dasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) No. 2500 dan 2501/P/85, penulis dengan Sdr. Wilhelmus Nggo ditugaskan melakukan penyelidikan seismik di G. Ebulobo. Tinggi G. Ebulobo (1213,8 m dpl.Kemerling, 1929) bera-da dalam Wilayah Kecamatan Boa Wae, Kabupaten Ngada, Propinsi Nusatenggara Timur. Pada posisi geografi 80 48' Lintang Selatan…
Pengamatan seismik G.Banda Api secara teratur dilakukan sejak Mei 1984. Alat ayng dipergunakan adalah seismograp elektromaknit satu komponen tegak. Sebelumnya adalah seismograp mekanik Splinder & Hoyer komponen tegak dan satu komponen seismograp elektromaknit.
G. Batur yang tingginya 1717 m di atas permukaan laut, yang terletak di Kabupaten Bangli, P. Bali, dan tinggi diatas muka danau 686 m (Atlas Trop Nederl.1938, lembar 22). Posisi geografi 8°14.30' Lintang Selatan 115°22.30' Bujur Timur. G. Batur termasuk gunungapi tipe A yang dikelilingi oleh pematang kaldera yang salah satu kaldera terbesar dan terindah di Dunia (van Bemmelen, 1945, p.505 U…