Selama melakukan pengamatan seismik di . Tangkubanparahu, selain mengamati kegempaan pada bulan Mei 1986, juga mela- kukan pengamatan visual, serta melakukan pengukuran suhu solfatara Kawah Baru, Kawah Ratu, Kawah Upas dan Kawah Domas.
G. Raung merupakan salah satu gunungapi giat tipe A di Indonesia. Secara administratif gunung ini terletak di dalam wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sedang-kan secara geografi letaknya pada 8° 73' Lintang Sela-tan dan 114° 24' Bujur Timur
G. Tangkubanperahu adalah salah satu gunungapi aktif di Jawa Barat yang cukup terkenal dikalangan wisatawan.
Melakukan pendataan dan interprestasi kegiatan seismik hasil rekaman pesawat-pesawat seismograf di Gunung Merapi dari bulan Oktober 1985 sampai dengan bulan April 1986.
Untuk dapat mengetahui tingkat kegiatan suatu gunungapi maka perlu dilakukan secara menerus pendataan dan interpretasi kegiatan seismiknya. Sejak tahun 1982 kegiatan seismik G. Merapi dimonitor oleh 3 (tiga) jenis pesawat seismograph yaitu yaitu: Seismograph sistem pancar (RTS) di Yogyakarta, Seismograph elektromagnetik Tripartite Hosaka di Babadan dan Seismograph mekanik Wiehert di Plawangan. …
Hasil pengamatan seismik Kawah Ijen sejak April sampai dengan November 1985 mencatat kegiatan gempa vulkanik setiap bulan sangat kecil begitu pula kegiatan gempa tektoniknya.
Pos pengamatan Gunungapi Guntur terletak di Desa Sirnajaya, guna mengetahui kegiatan kegempaannya telah dipasang pesawat seismograf HOSAKA. Pemasangan seismograf tersebut dimulai pada 20 September 1985 dengan satu komponen vertikal.
Penulis mendapat tugas dari Pemimpin Proyek Penyelidik- an dan Pengamatan Gunungapi untuk melakukan pengamatan dan penyelidikan seismik di dataran tinggi Dieng. Daerah tersebut sebagian masuk wilayah Kabupaten Wonosobo dan sebagian lagi Kabupaten Banjarnegara. Maksud dari pada pekerjaan ini adalah untuk mendapatkan data kegiatan kawah-kawah dan perubahannya dibandingkan dengan hasil pengamatan …
G. Kelut merupakan salah satu gunungapi yang sangat berbahaya kota-kota besar didekatnya, yaitu Blitar dan Kediri. di P. Jawa, karena penyebaran bahan letusannya akan melanda. Di samping itu penduduknya cukup padat yang bermukim di sekitarnya. Pengamatan gunungapi yang dilakukan selama ini belum dapat menyimak dengan baik kegiatannya, sehingga sama sekali belum da pat menduga kapan gunungapi te…
G. Kelut, Jawa Timur meletus terakhir pada 1966. Berdasarkan data statistik, siklus kegiatan G. Kelut adalah 15 sampai 24 tahun.