Penyelidikan kimia gas, air, dan batuan pada bulan Mei 1992 meliputi kegiatan pengambilan cuplikan gas vulkanik, udara bebas, pengukuran temperatur di lapangan solfatar Gendol dan Woro serta pengamatan visual di Puncak G. Merapi, pengukuran kecepatan emisi gas S02 dengan COSPEC, pengambilan cuplikan udara tanah, udara bebas dan air dibeberapa lokasi sekitar G.Merapi seperti Plawangan, Kaliurang…
Studi kimia terhadap cuplikan gas, air, dan batuan yang diambil dari lapangan solfatar gunungapi dan lokasi lain di sekitarnya adalah sangat penting dalam rangka menunjang peramalan tingkat kegiatan atau letusan gunungapi yang bersangkutan.
Inventarisasi Mineral Bukan Logam dan Batuan Lainnya di Kabupaten Karangasem dan Kabupaten Buleleng Provinsi Bali dilaksanakan dengan tujuannya untuk mendapatkan informasi wilayah prospek mineral bukan logam dan batuan di wilayah Kabupaten Karangasem dan Kabupaten Buleleng Provinsi Bali. Metode penyelidikan yang dilakukan mencakup persiapan lapangan berupa kegiatan studi pust…
Berbagai metode penyelidikan telah diterapkan untuk mengetahui dan mengenali karakteristik suatu gunung api. Geologi, geofisika, Geokimia didukung oleh sistem instrumentasi dan sistem satelit terus melakukan studi agar sistem pemantauan terhadap gunung api dapat membuahkan hasil
Penyusunan laporan Gunung api Karangetang dibuat sebagai realisasi dari hasil Petrokimia Gas Gunung api. Penyelidikan ini dimulai pada tanggal 20 Desember 1996 sampai dengan 8 Januari 1997, sesuai dengan rencana Seksi Petrokimia dan Gas yang tercakup dalam Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunung api Tahun Anggaran 1996/1997.
Tugas lapangan yang dilakukan oleh penulis merupakan tugas rutin yang dibebankan pada setiap pegawai Seksi Pengujian Uap Panasbumi, Direktorat Vulkanologi. Hal diatas sehubungan dengan peralatan pemboran yang masih ada di lapangan dan sumur yang telah selesai LH-2 dan LH-3 perlu dirawat dan selalu dimonitor sifat-sifatnya. Tugas penulis selama di lapangan meliputi : Memelihara peralatan, Baseca…
Buku ini membahas hal-hal yang berkaitan dengan geografi kebencanaan. Faktor-faktor fisik bencana yang dikaitkan dengan aplikasi social dan kebijakan dalam melakukan mitigasi bencana. Buku ini lebih mengutakan teori-teori kebencanaan, klasifikasi kebencanaa, metode dan Teknik dalam melakukan penelitian-penelitian kebencanaan yang berbasis pada Sistem Informasi Geografis (SIG), sehingga mitigasi…