Sesuai SPPD Nomor 824/P/84 tanggal 16 Juni 1984 oleh Pe-mimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi di Bandung maka pada tanggal 27 Ju-ni 1984 penulis mengunjungi Pos Pengamatan Gunungapi Ebulobo di Ekowolo Boawae, Flores. Pengamatan visual kegiatan Gunungapi Ebulobo merupakan maksud dan tujuan perjalanan ini. Pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah pengamatan te…
Daerah Seribu Riam Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah berada pada pinggiran Cekungan Barito bagian Utara. Di lokasi ini terdapat satu formasi pembawa batubara yang berumur Eosen Akhir yaitu Formasi Batupasir Haloq. Metode yang digunakan dalam penyelidikan umum adalah pemetaan geologi permukaan dengan fokus pada formasi pembawa batubara dan analisis kualitas batubara. Batubara yang didapa…
Untuk pengamatan kegiatan gunungapi yang terpadu, ber-dasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) No. 2500 dan 2501/P/85, penulis dengan Sdr. Wilhelmus Nggo ditugaskan melakukan penyelidikan seismik di G. Ebulobo. Tinggi G. Ebulobo (1213,8 m dpl.Kemerling, 1929) bera-da dalam Wilayah Kecamatan Boa Wae, Kabupaten Ngada, Propinsi Nusatenggara Timur. Pada posisi geografi 80 48' Lintang Selatan…
Das Interbase, das den Erfolgen, entsprechend den geophysikali-schon Untersuchungsmethoden in lotator Zoit in vorgronsertem Um-fange entgegengebracht wird, verteilt sich nicht gleichmässig sur alle zur Zeit zur Anwendung kom onden Methoden; besonders einige elektrische Verfahren, die oino vereinfachte wirtschaftlich vortei hafte Arbeitsweise vortäuschen, scheint man besonders vorzusiehen
Lokon is volcano complex, north Sulawesi, Indonesia. The Eruptive activity at the volcano has been repeated at Tompaluan crater with time interval of 1-8 years in recent 50 years. The last eruption occurred in1991
Seksi Pemetaan Topografi, Sub Dit. Pemetaan Gunung Api, Direktorat Vulkanologi melalui proyek penyelidikan dan pengamatan Gunung Api dalam tahun anggaran 1996/1997 telah melakukan kegiatan pemetaan situasi laharan Kw. Tompuluan/Kw. Pesahapen (G. Lokon) di Sulawesi
G. Lokon yang terdiri dari Puncak Lokon dan G. Empung merupakan gunung api aktif yang letusannya telah dikenal sebagai eksplosif. Frekuensi letusannya menunjukan peningkatan terhadap selang waktu terjadinya letusan. Hal ini dapat dilihat dari sejarahnya dimana sebelum th.1800 mempunyai selang waktu letusan yang sangat lama (400th), meningkat 2 kali terjadi letusan dalam kurun watu 100 tahun kem…
G. Ambang termasuk salah satu gunung api tipe strato yang diragukan Tipe-A nya oleh banyak ahli gunungapi. Neuman Van Padang (1951) menggolongkannya demikian, berdasarkan keterangan Veemhuysen (1903), yang menulis bahwa letusannya masih terjadi setelah tahun 1840. Secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis terletak pad…
G. Lokon secara administratif berada dalam wilayah kecamatan Tomohon, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Secara Geografi berada pada 1° 21,5' Lintang Utara dan 124° 47,5 Bujur Timur. Dalam klasifikasi gunung api aktif di Indonesia umumnya disebut G. Lokon - Empung. Memang terdapat dua bentuk gunung yang menonjol pada jarak lk. 2,2 km satu dari lainnya. Karena memiliki bentuk yang me…
Still a single word on the built up of the volcano as appears from the exposures out side the crater. In all ravines visited by the author, this are the lahar Badak, the lahar Siwalan, the Kali Ijir and the lahar ligobo, the number of lava out flows was not to be called a few. On portrait 17 we see more of such andesite break-through exposed in the ravine of the lahar Ngobo. Remarkable is the f…