Berdasarkan SPPD No 2541/P/1984 penulis ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu kawah - kawah di Datarang Tinggi Dieng selama 30 hari. Maksud dilakukan pemeriksaan tersebut ialah untuk mengetahui tingkat kegiatan pada waktu itu dibandingkan dengan sebelumnya.
Pengamatan visual terhadap gunung Kw.Ijen pada waktu pagi hari tampak jelas dan sore hingga malam hari sering tertutup kabut 0-II sampai 0-III.
Pemeriksaan dilaksanakan pada tanggal 26 Desember 1984. Pemeriksaan kawah serta suhu dapat dikatakan kurang menguntungkan, karena faktor cuaca yang sulit diramal. Di samping itu juga karena adanya kepulan asap yang cukup tebal dari pusat kegiatan dan hampir merata memenuhi kawah sehingga menghalangi pengamatan.
Untuk mengetahui tingkat kegiatan vulkanik di daerah Dieng ini dicoba dilakukan pengamatan dan penelitian seismik yang dibantu dengan pengamatan - pengamatan visual dan kimia gas. Di sini akan dilaporkan kegiatan Dieng selama Oktober - November 1984, sedangkan pada awal sampai pertengahan Oktober 1984 telah dievaluasikan dalam laporan yang terdahulu.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli dan September 1984 selama lebih kurang 1 1/2 bulan sehubungan dengan program Proyek Pengembangan Laboratorium Gunungapi, Direktorat Vulkanologi.
Sesuai dengan laporan tahunan Direktorat Volkanologi tugas dan fungsi sebagaimana tercantum dalam pembagian pekerjaan bahwa Proyek Pemetaan Geologi Gunungapi terbagi 4 seksi diantaranya termasuk Seksi Pemetaan Topografi/Deformasi. Untuk pengukuran deformasi selain membuat peta deformasi juga menghasilkan angka - angka untuk dibuat diagram dan profil yang menunjukkan sebagai pendugaan atau ramal…
Untuk melengkapi dan menyempurnakan peta ini telah ditugaskan satu regu pemeta dari Seksi Pemetaan Geologi untuk melakukan pemetaan kembali beberapa daerah yang masih meragukan dan melakukan pemetaan terhadap beberapa daerah yang belum terpetakan pada tahap pertama, terutama di daerah bagian puncak G.Slamet.
Pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu G. Galunggung dilakukan dari tanggal 17 November s/d 21 November 1984, selama 5 hari. Sedangkan peralatan yang digunakan untuk pemeriksaan ini adalah termometer dan peta topografi kawah G.Galunggung.
Untuk mengetahui bagaimana tingkat kegiatan seismik G.Raung saat ini, telah dilakukan pengamatan gempa temporer terhadap gunungapi tersebut. Pengamatan lapangan berlangsung selama satu bulan yaitu sejak akhir Oktober sampai dengan November 1984.
G.Bromo menunjukkan kegiatan yang benar - benar tenang. Sedangkan pemeriksaan Mei 1984 melaporkan bahwa letusan - letusan terjadi dari 12 s/d 31 Mei. Abu yang dihasilkan oleh letusan tersebut terendap di sekitar kawah. Di bibir kawah setebal lk 1 m.