Pengukuran ini dilakukan selama 7 hari dari 2 tempat tersebut, yaitu tanggal 29/6-1997 s/d. tgl 5/7-1977. Pengukuran dari tempat - tempat ini kerap mengalami kesulitan, karena pada waktu melakukan "aanpelingan" sering terganggu asap solfatara maupun asap guguran.
Dengan SPD No. 35/SDVCY/II/77 penulis ditugaskan untuk melakukan pengukuran kubah lava G.Merapi. Pengukuran tersebut bertujuan untuk mengetahui, antara lain : volum pendekatan kubah lava, tinggi puncak kubah lava dan tinggi masing - masing titik bidik.
Pengukuran kubah lava ini bertujuan untuk mengetahui volum pendekatan, tinggi puncak kubah lava dan tinggi masing - masing titik bidik. Dalam pelaksanaannya, diukur dengan jalan "aanpeilingen" dari 2 (dua) tempat titik tetap, yakni G. Maron T.363/961 dan lainnya dari tugu Pos Volkanologi Plawangan + 1.295,90 m
Telah beberapa kali terlihat bahwa gejala gempabumi volkanik di G. Merapi merupakan tanda awal nebelum terjadi kegiatan-kegiatan yang tampak dipermukaan. Tetapi sampai sejauh mana kedua gajala tersebut saling berhubungan, belum jelas. Demikian pula dengan gejala gempabumi tektonik di sekitar G. Merapi. Meskipun banyak orang telah membicarakannya, tetapi belum dapat disimpulkan dengan jelas baga…
Pemeriksaan terhadap . Guntur, 0. Galunggung, G. Gode G. Papandayan dilakukan pada tanggal 13 a/d 21 Haret 1977 dengan tujuan utana adalah untuk mengetahui koadaan kegiatan gunungapi dibandingkan dengan keadaan pemeriksaan yang lampau.
Laporan ini berisi pelaporan mengenai perjalanan di gunung Ciremai dengan menyebutkan waktu, suhu, serta ketinggian.
Pemetaan situasi dan pemeriksaan banjir lahar atau dengan ka ta lain ialah banjir bandang yang terjadi pada tgl. 13 dan 17 November 1976, dilakukan oleh penulis disertai Sdr. Sobana masing-masing dengan SPJ. No. 4872/s/1976 dan SPJ. No. 4875/8/1976. Daerah yang dipetakan ialah K. Basuke Sarat, K. Besuk Kembar, letak nya di Desa Sumberurip Kecamatan Pronojivo, daerah pemeriksaan la- har ialah K.…
Letusan gas masih sering terjadi dengan tinggi asap letusan 200 - 700 meter dari puncak, berwarna putih kecoklatan. Letusan agak meingkat jumlahnya dibandingkan dengan bulan lalu, tetapi guguran lava agak menurun jumlahnya.
Pada tanggal 13 Oktober 1975, penulis ditugaskan ke daerah G. Semeru bagian tenggara selama 66 hari, dengan disertai Sdr. Sobana dan Sdr. Sadjiman; yang terakhir ini ditugaskan mulai pertengahan bulan Nopember 1975.
Dilihat dari rata - ratanya ternyata kadar HC1 dari contoh gas tanggal 8 September 1974 dan tanggal 16 Februari 1975 dalam jangka waktu kira - kira 5 bulan, tidak jauh berbeda, yaitu masing - masing 4601 ppm dan 4506 ppm, walaupun keadaan suhu gas serta lokasinya jauh berbeda.