Penyelidikan geokimia panas bumi di daerah Gou dan sekitamya dilakukan di desa Wolo Inelika, Kee. Bajawa, Kabupaten DT II Ngada Propinsi Nusa Tenggara Timur. Secara geografis daerah penyelidikan terletak pada 120°59'30" - 120°02'00" BT dan 8°42'00" - 8°45'00" LS, dengan luas daerah penyelidikan 3…
Laporan ini membahas hasil penyeldikan terpadu daerah prospek panasbumi yang termasuk pelaksanaan rencana kerja Proyek Eksplorasi Potensi Panasbumi tahun anggaran 1997-1998, Mata anggaran no. 07.01.44031.20.06.002 dengan DIP no 101/XX/3/997. Kegiatan kerja yang telah dilaksanakan sebagai eksplorasi pendahuluan terhadap daerah-daerah sumberdaya panas…
Kenampakan gejala panasbumi daerah Atedai, P. Lomblen terletak di Atalojo, Bauraja, Waiwejak, Watuwawer, Lewogeroma, Wai Teba dan Lewo Kebingi yang seluruhnya termasuk kedalam wilayah Kecamatan Atedai Kabupaten DT II Flores Timur Propinsi Nusa Tenggara Timur. Letak dan posisi daerah penyelidikan secara geografis antara 123°30'68" - 123°35'00" …
Penyelidikan- Geofisika terpadu terdiri dari penyelidikan Tahanan Jenis, Head-On, Gayaberat dan Geomagnetik. Penyelidikan Geofisika terpadu ini dimaksudkan untuk melokalisir daerah prospek panasbumi di daerah Waipesi yang secara administratif termasuk Wilayah Kecamatan Benteng Jawa, Reo dan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Secar…
Proyek Eksplorasi Potensi Panasbumi Tahun Anggaran 1998/1999 telah melakukan penyelidikan geokimia panasbumi di Daerah Mataloko dan sekitarnya, Flores - NTT. Penyelididkan ini berlangsung selama 70 hari terhitung mulai 20 Mei 1998 sampai 28 Juli 1998.
GEOKIMIA MERUPAKAN SALAH SATU METODA PENYELIDIKAN YANG DIGUNAKAN DALAM EKSPLORASI POTENSI PANASBUMI . PANASBUMI MERUPAKAN SALAH SATU ENERGI ALTERNATIF YANG DAPAT DIGUNAKAN SEBAGAI PENGGANTI ENERGI KONVENSIONAL SEPERTI MINYAKBUMI, GAS DAN BATUBARA.
Maksud dan tujuan penyelidikan ini adalah dalam rangka inventarisasi gejala-gejala panasbumi, mengenal lapangannya dan pengambilan conto-conto air panas. yang dilakukan dilapangan adalah pengukuran suhu, debit, dan derajat keasaman larutan gejala panasbumi yang muncul kepermukaan bumi, dalam bentuk sumber-sumber air panas, fumarola, dan solfatara.…