Berdasarkan pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan Informasi Geospasial yang berdaya guna dan berhasil guna melalui kerjasama, koordinasi, integrasi dan sinkronisasi serta Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaks…
Deposit mineral yang lebih besar di Sumatera bagian selatan telah dijelaskan secara singkat oleh Gafoer & Purbo-Hadiwidjoyo (1986), dan dirujuk dalam deskripsi regional dari deposit mineral Asia Tenggara oleh Hutchison & Taylor (1978) dan Hutchison (1996). Dalam tinjauan yang lebih luas, pengaturan geologis emas dan deposit logam dasar di indonesia …
Berdasarkan posisi geografisnya, Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki batas-batas: Utara – Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Sulawesi Tengah; Selatan – Laut Flores; Barat – Teluk Bone; dan Timur – Laut Banda. Luas wilayah Provinsi Sulawesi Tengara seluas 38.067,70 Km2 , wilayah kabupaten terluas yaitu Kabupaten Konawe Selatan yan…
Secara geologi mineral bukan logam terdapat dalam semua formasi batuan, dari yang berumur Pra Tersier sampai Kuarter, mulai dari proses pembekuan magma, proses malihan, ubahan hidrotermal, metasomatisme, sedimentasi, sampai karena proses pelapukan. Mineral yang terbentuk akibat proses pembekuan magma adalah batuan beku dalam (batuan plutonik), seper…
Pemerintah provinsi diberi kewenangan mengelola sumber daya mineral bukan logam untuk meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan karakteristik mineral bukan logam, maka pengusahaan dan pengelolaannya harus dilakukan dengan mengikuti prinsip-prinsip alih teknologi, konservasi, manfaat sosio-ekonomi, iklim investasi, pember…
pada bulan agustus 1971 team mineral romnakan bersama2 dengan P,N. aneka tambang telah melakukan penindjauan singkat didaerah sindang barang dan pengandaran dengan maksud untuk meneliti kemungkinan tjara penambangan endapan pasir besi sepanjang pantai selatan djawa.pada kesempatan tersebut penulis mengambil beberapa tjonto2 lapangan
Penyelidikan geokimia tinjau yang dilakukan pada tahun 1979 di daerah Riau menghasilkan adanya anomali timah di daerah yang membentang mulai dari Pasirpangarayan di sebelah baratlaut ke daerah Siabu di sebelah tenggara. Penyelidikan lanjutan yang bersifat eksperimen dilakukan di daerah Kabun-Aliantan pada daerah seluas sekitar 320 kilometer per…