Gunungapi Raung merupakan salah satu gunungapi aktif di Jawa Timur. Gunung Raung (nama lain: Rawon), dengan kerucut terpancung yang muncul di lereng barat Komplek Kaldera Ijen, memiliki ketinggian puncak mencapai 3328 m dpl. Gunungapi Raung merupakan gunungapi strato berkaldera, dengan kawah utama Kaldera Raung serta kawah lainnya.
Gunungapi Kelud merupakan salah satu gunungapi aktif berbentu strato dan menurut klasifikasi aktivitas termasuk tipe A, Gunung Kelud juga merupakan salah satu gunungapi yang sebelum bulan November 2007 mempunyai danau kawah dipuncaknya, luas danau kawah lebih kurang 400.000 meter persegi dengan volume air 2,6 juta meter kubik.
Gunungapi Papandayan merupakan gunungapi aktif tipe A strato dengan tinggi 2665 m dpl (di atas permukaan laut) memiliki beberapa kawah aktif diantaranya: kawah Emas. kawah Manuk, kawah Nangklak dan kawah Baru. Beberapa kali terjadi krisis kegempaan di G. Papandayan, tetapi tanpa diikuti dengan letusan. Dalam beberapa ksusu peningkatan kegempaan dipicu oleh aktivitas tektonik.
Indonesia merupakan negara yang paling banyak memiliki gunungapi aktif. Sebanyak 129 gunungapi aktif tersebari di sepanjang P. Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Sulawesi Utara, 79 gunungapi diantarannya dianggap bahaya. Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia.
Gunungapi Raung (nama lain: Rawon) merupakan salah satu gunungapi aktif di Provinsi Jawa Timur, berbentu kerucut terpancung yang muncul di lereng barat Komplek Kaldera Ijen, dengan ketinggian puncak mencapaii 3328 m cpl. Gunungapi Raung merupakan gunungapi srato berkaldera, dengan kawah utama Kaldera Raung serta kawah lainnya.
Gunungapi Raung (Nama lain: Rawon) merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Jawa Timur, dengan ketinggian puncak mencapai 3332 meter di atas permukaan laut/dml. Gunungapi ini merupakan gunungapi strato berkaldera, dengan kawah utama Kaldera Raung serta kawah lain yaitu Tegal Alun-alun dan Tegal Brungbung.
Sehubungan dengan aktifitas G. Raung pada 21 Juni 2015, kembali terjadi peningkatan, ditandai dengan letusan abu dan lontaran material pijar di kawah/puncak serta terekamnnya Gempa Tremor dengan amplituda maksimum yang terus meingkat secara signifikan, sehingga tingkat aktivitas G, Raung terhitung tanggal 29 Juni 2015, dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
Gunungapi Slamet termasuk gunungapi tipe strato, merupakan gunungapi kedua paling tinggi di Pulau Jawa setelah G, Semeru. Bentu lerengnya teratur kecuali di bagian lereng barat laut dan barat daya. Sejarah letusan G. Slamet mulai tercatat oada tahun 1772 dan termasuk gunungapi yang meletus melalui beberapa lubang letusan di dalam Kawah IV.
Gunungapi Raung terletak dalam wilayah Kabupaten Bondowoso, Jember, dan Banyuwangi Provinsi Jawa Timur. G. Raung adalah gunungapi strato dan digolongkan dalam tipe A, karena dalam catatan sejarah letusannya pada umumnya bersifat ekplosif, menghasilkan abu dan batuan yang dilontarkan ke udara dan awan panas menyelimutik sebagian tubuh gunungapi ini.
Gunungapi Papandayan merupakan gunungapi aktif tipe A strato. Aktivitas vulkanik G. papandayan cukup tinggi pasca letusan di tahun 2002, ditandai dengan beberapa kali peningkatan gempa-gempa Vulkanik kendati tidak diakhiri dengan terjadi letusan. Peningkatan aktivitas G. papandayan, hingga status dinaikkan menjadi Level siaga pada bulan mei 2013.