Menurut M. Neumann Van Padang (1951, H. 7) Merupakan kerucut gunungapi pada lereng selatan G. Geureudong, pada jarak 4 1/2 m dari puncaknya, meninggalkan sisa - sisa lama dari tepi - tepi kawah A, B dan, C.
Mount Lamongan, 1670 m above sea level, is located in the regencies of Lumajang and Probolinggo, East Java. Geographically it lies between latitudes 7'46'23' to 8'8'3' South and longitudes 113' 13'20' tto 113'23' East. It covers the area of about 1000 square kilometers.
Sigi kelandaian lereng sekitar G. Tangkuban Parahu dimaksudkan untuk memonitor kegiata tersebut dihubungkan dengan perubahan harga kelandaian lereng yang dihasilkan dari pengukuran kelandaiannya.
Pada bulan Mai 1984, dilakukan sebuah pengukuran profil S.P. di puncak merapi pada jalur Gendol-Woro. Pengukuran ini melanjutkan penelitian yang telah dilakukan oleh Robach et al (1987).
Dalam tahun anggaran 1982/1983, Seksi Penginderaan Jauh Sub Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, akan melaksanakan pengecekan data geologi Gunung Salak, Jawa Barat berdasarkan tafsiran cira landsat dan potret udara.
Tulisan ini merupakan laporan kerja tim pemetaan geologi komplek Dieng tahap ke dua, yang berlangsung dari tanggal 1 s/d 31 Desember 1981.
The wedusgenbels originated because big amounts of gas-rich, but toughliquid magna were ejected, came down along the volcano slope and landed in the very deep ravines, which are situated in the mountain foot on ca. 1400 na.s. Due to their great mobility they have still covered considerable distances in the terrain gullion. It is striking through which sharp turns (portrait 7, 8 and 10), particu…
Telah dirancang, dibuat dan dipasang sistem telemetri untuk keperluan pengukuran parameter-parameter Gunung Kelut
Volcanio gases are the primo mover of the eruptions which drags the magma up towards the earth's surface. And because of their much lower viscosity, volcanic gases are far more fast than the magma they come from to give some informa-tions.
Sesuai dengan program kerja seksi Vulkano fisika maka pada tanggal 1 September s/d 10 September 1986, Tim Vulkano fisika, Proyek Pengembangan Labora torium Gunungapi berangkat ke G. Kelud untuk melakukan pengukuran Gayaberat. Metoda gayaberat baru pertama kali di lakukan di G. Kelud, dengan memakai alat gravitimeter La Coste et Romberg model D 117 yang mempunyai ketelitian 0,005 mgal.