Setelah terjadi letusan2 G.Semeru tetap giat dengan terus menerusnja membentuk sumbat lava jang tambah besar dan tambah tinggi, begitu pula guguran2 lava jang keluar dari sekitar aliran lava selalu meluntjur ke Bs. Semut dan Tjurah Lengkeng tak pernah berhenti. Maka tibalah saatnja untuk pemeriksaan puntjak tahun 1962.
Pada bulan Djuni 1961 dari Djawatan Goologi Uru-san Volkanologi dilantjarkan pomorikanan kopuntjak Mo-hamoru Kawah Djonggring Soloko dan penulis borkonan mo-ngikuti rombongan okupodisi jang dipimpin oloh Sdr. A. Djajawinangun (Pangetur Toknik tk.I) diikuti oleh Sdr. I. Soomrja (Djuru Toknik tk.I), Sdr. Bilal (Pongamat Toknik Goologi) Sdr. Keann den Sdr. Sohab masing2 po-kordja Pos U.V. dan 8 or…
Periode kegiatan G. Merapi ini dimulai sedjak Djanuari 1967 jang didahului olch auanpanas-auanpanas letusan. Disusul muntjulnja lava ba-ru.Titik kegiatan tepat pada kegiatan tahun 1961. Pembentukan kubah lava berlangsung terus, diselingi oleh awanpanas-asan-pansa guguran dan letusan.
Pada tgl 17Djuli 1971 telah diberangkatkan tim pemtaan Gn. Api menuju banyuwangi Jatim, untuk melanjutkan pemetaan daerah bahaya kawah idjen yang semula telah dikerjakan pada pertengahan bulan Juni 1971 oleh Sdr L. Djoharman B. Sc (Ketua Tim) dan sdr. Komar Restikadjaja (surveyer)
Sebenarnja Peta Daerah Bahaja G. Sameru ini pa-da th. 1968 telah dibuat oleh Sår. Suparto S. B.Sc. bersama penulis sendiri. Tetapi mengingat waktu dan biaja terbatas, sehingga laporan pendahuluan terse-but, terutama hanja mementingkan daerah bahaja un tuk penjebaran lahar, sedang untuk bahaja letusan bersifat sementara.
Pada tanggal 14 maret 1971 penulis telah ditugaskan ke Gn .Ciremai daerah Cirebon oleh Kasi penelitian gunung api, untuk melanjudtkan pemetaan daerah bahaya sementara gunung tsb, karena pada tahun 1970 gunung tsb telah dikerjakan oleh Sdr. Pandi Karnaen dibawah pimpinan sdr. muzil alzwar
Kesan pertama jang didapat penulis pada pemeriksaan adalah bahwa kegiatan Vulkan hanja berkisar pada aktivitas solfatara. Gedjala2 lain dari itu ta' ada sama sekali. Dan solfatara jang aktif hanjalah solfatara2 jang berada di Kawah Ratu dan Kawah Baru.
Dengan adanja kegiatan vulkanik umumnja ditanah air pada waktu akhir2 ini (1960/1961) sampai permulaan tahun 1961, maka oleh Djawatan Geologi/ Urusan Vulkanologi merasa perlu mengadakan pemeriksaan puntjak G.Slamet untuk mengetahui perubahan - perubahan apa jang telah terdjadi sebagai akibat kegiatan vulkanik dan kemungkinan2 lainnja jang akan timbul mengingat telah beberapa tahun berselang tid…
Pada tanggal 3 Nopember 1970, penulis diperintahkan oleh Kasi Pengawasan Gn. Api bertugas ke daerah Djawa Timur dengan S.P.P.D. No. 2271/S/1970. Setelah persiapan jang diperlukan selesai pada tgl. 5 Nopember 1970 berangkat kendaraan dinas D. 1571, bersama Sdr. Suparto S. dan Sdr. Tarmani sebagai pengemudi menuju jogjakarta.
Atas permintaan Dinas Bencana Alam Direktorat Sungai dan Rawa, penulis bersama Saudara Ato Djuhara dibaah pimpinan sdr. I. Surjo, ditugaskan oleh Kepala Dinas Vulkanologi Direktorat Geologi Bandung, Ke. G. Kelut dan sekitarnya di Kediri Djatim.