penyelidikan terdahulu secara regional menemukan indikasi mineralisasi emas didaerah Hulu Kahayan pada batuan tufa andesitik umumnya telah mengalami ubahan kloritisasi dan pada zona kontak dengan batuan terobosan terbentuk argilitisasi + silisifikasi diikuti oleh pemineralan dan sulfida logam dasar.
Geologi daerah penyelidikan tersusun didominasi oleh batuan tufa andesitik Formasi Sian Berumur Oligosen Akhir-Miosen Awal (KIGAM'99), yang telah diterobos oleh andesit porfir, Diorit dan Dasit.
Terdapat dua tipe mineralisasi emas di daerah Cigaru dan sekitarnya, pertama emas rombakan endapan plaser undak-undak tua dan kedua emas primer yang terdapat dalam urat-urat kuarsa pada batuan andesit dari Formasi Jampang.
Penyelidikan geofisika yang terdiri atas metoda geolistrik dan sismik bias dangkal dan penunjang pemboran eksplorasi telah dilakukan di daerah aluvial sungai dareh atas permintaan PT. Karya Asih Angung yang dimulai dari awal maret hingga akhir mei 1988.
Dunia pertambangan dihadapan oleh dua aspek kepentingan yang berlawanan,yaitu disatu pihak usaha pertambangan memanfaatkan sumberdaya mineral yang tidak dapat diperbaharui (non renewable resources), tetapi dilain pihak akibat usaha pertambangan emas alluvial tersebut dapat merusak lingkungan di kawasan sekitarnya bila tidak didukung dengan metode da…