Seksi Petrologi gunungapi pada Sub Direktorat Labora torium Gunungapi yang berkecimpung dalam pemeriksaan dan penyelidikan Petrologi Gunungapi sejak akhir tahun 1981 lebih tepatnya 6 bulan menjelang meletusnya G.Galunggung, telah melakukan pekerjaan tersebut.
G. Galunggung terletak di Kabupaten Tasikmalaya Propinsi Jawa Barat. Obyek peninjauan adalah perbukitan sepuluh ribu, endapan hasil letusan 1982 dan sebelumnya di daerah Cibanjaran, Cikunir dan Cipanas. Selain itu dilakukan pula peninjauan ke kawah Galunggung.
Analisa geokimia dan analisa petrografi batuan volkanik gunungapi Galunggung memperlihatkan adanya variasi dari pada senyawa Si02, K20, dan Na20. Seri kekerabatan batuan volkanik adalah arc-tholeiitic suite dengan jenis magmanya andesit basaltic dan basalt. Kedalaman magma antara 137 - 160 km pada zona Benioff dengan temperatur 1250'C - 1350'C.
Dalam bulan November ini telah dilakukan perbaikan terhadap perangkat unit battery yang di G. Malang karena setelah dilakukan pemeriksaan ternyata sel bettery kering ada yang rusak, dan hal ini bisa menyebabkan pedeteksi kemagnetan tidak sempurna.
Setelah manuskrip Ir van Es, sehubungan dengan letusan Juli 1918 sudah di-tutup, G. Galunggung sering dikunjungi personalia Penjagaan Gunungapi. Selain dari pada itu, gunungapinya saya tinjau beberapa kali dari pesawat udara, dan berdasarkan permintaan saya oleh Lt. Feenstra dibuat beberapa potret udara dari beberapa titik yang paling menyolok mata. Data yang dikumpulkan pada beberapa kunjungan…
Peralatan peralatan magnetometer du G. Merapi bekerjanya kurang sempurna data komplit baik untuk Plawangan G. Ijo maupun untuk G. Malang tidak diperoleh.
Untuk mengetahui perubahan kemagnetan dari akibat adanya suatu aktivitas gunungapi, perlu dilakukan pengamatan pada titik - titik amat kemagnetan untuk mengetahui harga dasr kemagnetan disekitar gunungapi.
Erupsi G.Galunggung di wilayah Priangan Timur, Jawa Barat yang berlangsung selama lk. sepuluh bulan sejak 5 April 1982 hingga dengan minggu pertama Januari 1983 terjadi setelah tahun pembentukan kubah lava 1918 (G.Jadi) atau lk. 88 tahun setelah letusan hebat terakhir pada 1894 yang melampaui waktu kritis rata - rata.
October - november 1983 rockfalls from the active dome were continued to be obeserved traveling a maximum distance of 1,5 km from the summit.
Penelitian geokimia terhadap air danau kawah G. Kelut di-lakukan dengan mengambil dan menganalisa conto-conto air danau ke wah secara teratur setiap bulan. Sejak April 1980 sampai dengan September 1983 telah diambil dan dianalisa sebanyak lebih dari 400 conto sir dari danau kawah G. Kelut.