Mount Galunggung, recently considered inactive, had 36 and 300 minor erruptions between 5 April and 20 September 1982. A large, heavily populated and generally prosperous area has been severely affected; it will suffer still greater damage in future rainy seasons. Exceptional counter-measures have been taken and are yet called for.
G. Galunggung terletak di dua wilayah Kabupaten, yaitu Garut dan Tasikmalaya. Daerah yang berbahaya, yaitu yang terletak di depan mulut kawah, termasuk wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Dalam bulan Maret dan April 1982, penulis dan Sdr. Terry S. Melakukan penelitian geokimia daerah panasbumi komplek G. Arjuno - welirang- anjasmoro di Jawa Timur termasuk Kabupaten Malang.
Penelitian ini dimaksudkan untuk menghitung volume dari matrial vulkanik yang baru, berdasarkan analisa potret udara, yang nantinya diharapkan dapat memperkirakan besarnya bahaya yang akan datang dan daerah-daerah mana yang akan terkena bahaya serta bagaimana cara penanggulangannya.
The eruptions produce lava, fragments (Bombs, Blocks, Lapilli & Anh). This view shows, upper left, the eruptive centre (G.Jadi) from 4km distance. The smoking ashey deposit in the centre has been deposited from a high density burning gas cloud (Nude Ardente) of 25/4/82. The foreground shows a loosely consolidated mud and boulder deposit (lahar).
Tim yang terdiri dari: Prof. W. Rose, Drs. M. Badruddin, DR. Cabonelle, Ir. Sutikno Bronto, Moch Muzani, C. Chesner; pukul 16.00 WIB berangkat meinggalkan Direktorat Vulkanologi Bandung menuju POS Vulkanologi di Ciksasah dengan dua buah kendaraan Toyota Hard-top.
Pemeriksaan Petrografi Batuan di Gunung Galunggung
Laporan ini merupakan kumpulan ihtisar kegiatan gunungapi di Jawa dan Sumatra. Penyusunannya mengalami kelambatan karena adanya beberapa hambatan diantaranya penghitungan gempa, anali-sa gempa dan pengumpulan datanya
Seismicity continued at a low level during June, and no glowing clouds were observed. The number of rockfalls from the lava dome decreased; they traveled a maximum distance of 1800 meters from the active part of the dome. No significant change was observed in the frequency of multi-phase earthquakes, which remained low. Repeated photography on June 28 and 29 showed that the flow rate and extrus…
Tujuan utama penyelidikan ini adalah untuk mengumpulkan data geologi secara lateral maupun vertikal atas hasil letusan serta struktur geologinya. Metode penyelidikan dilakukan secara pemetaan geologi dengan mempergunakan peralatan seperti, palu geologi, altimeter, kamera, roll meter, cangkul/sekop, alat tulis dan gambar serta buku catatan lapangan dan lain - lainnya.