Secara administratif Gunungapi Inierie terletak di Bajawa, Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur. Lokasi survey dapat dicapai dengan rute perjalanan dari Bandung ke Maumere menggunakan pesawat udara, dilanjutkan dengan perjalanan darat ke Ende dengan waktu tempuh sekitar 5 jam atau melalui Bandung-Denpasar-Ende. Dari Ende ke Pos Pengamatan Gunungapi Inierie di desa Bomari menggunakan jas…
Gunungapi Rinjani terletak di Pulau Lombok bagian utara dan secara administratif termasuk ke dalam tiga kabupaten yaitu Lombok Barat (Gerung), Lombok Tengah (Praya), dan Lombok Timur (Selong) Propinsi Nusa Tenggara Barat. Sejarah kegiatan vulkanik Gunung Rinjani diketahui sejak abad ke-19 sampai sekarang. Kegiatan vulkanik baik berupa letusan maupun peningkatan kegiatan solfatara berpusat di ke…
Tidak lanjut yang dilakukan dalam upaya mendeteksi tingkat kegiatan G. Colo yang meletus pada 23 Juli 1983, yaitu melakukan pengamatan seismik di P. Una-Una. Usaha ini dimaksudkan sejalan dengan pemetaan hasilban letusan oleh Subdit. Pemetaan Gunungapi dan untuk melacak tingkah pola kegempaannya pada jarak yang lebih dekat, sehingga diharapkan diperoleh hasil yang lebih akurat.
G.Karangetang di P. Siau Kabupaten Sangihe dan Talaud yang selamanya dikenal aktif hingga kini masih tetap menunjukkan gejala peningkatan. Setelah gempa-gempa yang sangat banyak pada bulan Juni dan Juli 1981 baik terasa dan terlebih yang terekam oleh seismograp, keadaan menjadi agak tenang kembali. Tingkat kegiatan gunung pada waktu itu umumnya berupa hembusan asap putih tipis sampai tebal dan …
Gunung Awu dengan ketinggian 1320 m dari permukaan laut adalah gunungapi tipe strato dengan danau kawah, terletak di Pulau Sangir Besar, Propensi Sulawesi Utara, Kabupaten Sangihe - Talaud. Posisi geografi 3°40' Lintang Utara, 125°30' Bujur Timur. Pulau ini dapat dicapai dengan mempergunakan Kapal laut atau pesawat terbang dari Manado. Letusan terakhir tercatat pada tanggal 12 Agustus 1966, d…
Tindak lanjut yang dilakukan dalam upaya mendeteksi tingkat kegiatan G. Colo yang meletus pada 23 Juli 1983, yaitu melakukan pengamatan seismik di P. Una-Una. Usaha ini dimaksudkan sejalan dengan pemetaan hasil bahan letusan oleh Subdit. Pemetaan Gunung api dan untuk melacak tingkah pola kegempaannya pada jarak yang lebih dekat, sehingga diharapkan diperoleh hasil yang lebih akurat. Juga pada k…
Pada 1969 Gunung Iya meletus, letusannya cukup besar, sehingga merombak kawahnya yang semakin lebar dan dalam. Endapan hasil letusan pada lereng Barat tergerus aliran lahar apabila hujan turun. Dengan demikian banyak sekali perobahan topografinya. Baru tahun ini dapat dilaksanakan pemetaan topografinya. Keadaan gunungnya tak begitu tinggi (640 m dpl), hanya pendakian cukup berat.
Untuk meningkatkan tehnis perekaman gempa dan pengum-lan data yang lebih baik maka sejak bulan Agustus 1979 pesawat makanik merk Spindle & Hoyer pada Pos Pengamatan G. Iya di Tewejangga Ende telah diganti dengan pesawat Transistor Elektromaknit satu komponen. Selanjutnya untuk dapat menentukan sumber, arah dan kedalaman sebuah gempa maka pada tgl. 7 Juni 1980 sistem perekaman ditingkatkan dari …
Pada tanggal 2 Oktober 1980 dengan SFFD No 1284/P/80 dan SPPD No.1285/P/80 kami ditugaskan untuk mengadakan pemetaan puncak G. Banda Api, yang terletak diwilayah Maluku Tengah. Perlu pembaca ketahui bahwa puncak G.Banda Api belum pernah dipetakan, sedangkan peta yang ada adalah peta shets. Dengan selesainya pemetaan kami ini berarti G.Banda Api telah ada peta yang bisa digunakan untuk masa2 yan…
Gunung Rokatenda terletak di P. Palue lk 15 km sebelah utara Flores Tengah. Posisi geografinya 8°19′ LS dan 121°42½ BT. Luas P. Palue 39,5 km2 dan puncak tertinggi (Ili Manunai) 875 m dml, merupakan pulau gunungapi, bekas kegiatan-nya berupa fumarola tersebar di seluruh bagian. Pusat kegiatan G. Rokatenda terletak agak ke selatan, bekas letusan dan kubah lava terdapat di sini. Letusan yang…