Lporan tahunan ini disusun sebagai peertanggungan jawab akhir dari kegiatan Tolok Ukur Evaluasi Pengusahaan Pertambangan Batubara (pembinaan bidang usaha 01.5207), pada proyek pengembangan pertambangan Batubara dan Gambut untuk tahun Anggaran 1997/1998.
Persamaan dan perbedaan jenis dan "rank" (derajat) batubara Tersier Indonesia bagian darat dan Australia bagian tenggara (Latrobe Valley) mencerminkan keadaan geologi kedua daerah dan mempengaruhi pemanfaatan batubaranya .
Although coal can be found throughout the Indonesian Archepelago, major mining activities have long been fairly well concentrated in three locations. As early as 1850 private companies were working deposits in Kalimantan (Borneo). Today four domestic firms continue this tradition. In addition, extensive exploration in being conducted under seven pro…
Latar Belakang
Kebijaksanaan pemerintah di bidang diversifikasi energi yang telah menentukan batubara sebagai sumber enrgi alternatif setelah minyak bumi memberikan dampak positif dengan meningkatnya pertumbuhan pengusahaan pertambangan batubara. Pertumbuhan ini dicerminkan dengan adanya peningkatan jumlah aplikasi perjanjian karya pengusahaan pert…
Peranan batubara nasional selama 5 tahun terakhir terus meningkat, dimana hal ini terlihat dari produksi yang meningkat dari 32 juta ton pada tahun 1994 menjadi 73,71 juta ton pada tahun 1999. Sebagian besar produksi pada tahun 1994(sekitar 74.59%) di ekspor ke berbagai negara (terutama di Asia Pasifik) dan menempatkan Indonesia sebagai negara penge…
Latar Belakang
Kebijaksanaan pemerintah di bidang diversifikasi energi yang telah menentukan batubara sebagai sumber energi alternatif setelah minyak bumi memeberikan dampak positif dengan meningkatnya pertumbuhan pengusahaan pertambangan batubara. Pertumbuhan ini dicerminkan dengan adanya peningkatan jumlah aplikasi perjanjian Karya pengusahaan pe…
Sejak dikeluarkannya Instruksi Presiden Republik Indonesia pada bulan September 1976, upaya untuk meningkatkan pangsa batubara dalam penggunaan energi nasional terus dilakukan.
Escalating population and environmental pressure within many developing countries are causing a significant deterioration on the environment because of rapidly increasing deforestation solely for the harvesting of wood to supply domestic energy needs.