Penelitian di daerah puncak G.Merapi dan Pasar Bubar oleh tim puncak Seksi Penyelidikan G.Merapi dilakukan pada tanggal 19 s/d 28 Agustus 1991. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui dan memantau terjadinya longsoran di daerah sekitar puncak dan sekitarnya seperti yang telah dilaporkan oleh Dr. Sabroux, seorang ahli gunungapi dari Perancis.
Berdasarkan surat Direktur Vulkanologi nomor 364/104/DGV/91, tanggal 2 Mei 1991 tentang penyuluhan vulkanologi mengenai G.Gede di Kabupaten Daerah Tk. II Cianjur, Sukabumi dan II Bogor, diadakan pembicaraan dengan Asisten Setwilda Provinsi Jawa Barat mengenai jadwal dan lokasi pelaksanaan penyuluhan di daerah - daerah tersebut.
Pendataan Kependudukan di Gunung Ciremai merupakan realisasi dari rencana Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi tahun anggaran 1991/1992, Tim Penyuluhan Vulkanologi dan Pengadaan Informasi. Penulis ditugaskan untuk melakukan pendataan kependudukan serta aspek sosial lainnya yang berada di dalam daerah bahaya G.Ciremai.
Sebagai kelanjutan pembuatan dokumentasi sebelumnya terhadap aktivitas G.Kelut, Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi telah menugaskan penulis beserta regu kerjanya untuk membuat dokumentasi berupa foto keadaan terbaru yaitu satu tahun setelah letusan.
Gunung Merapi terkenal karena interval antara letusan yang cukup pendek dibanding dengan gunung - gunung lainnya. Sejak awal abad dua puluh, letusan - letusan sudah banyak terjadi, pada umumnya nampak sebagai suatu rangkaian antar satu letusan dan lainnya, dan bahkan tidak menunjukkan adanya perioda "mati" diantara letusan - letusan tersebut.
Laporan ini disusun sebagai pertanggung jawaban pelaksana Proyek Pembangunan 1989/1990 Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panasbummi. Di dalam laporan ini dimuat hasil Penyelidikan metoda lapangan Gunungapi di G.Guntur (Jawa Barat) seperti penyelidikan Geomagnit Seismik dan Gaya berat.
Laporan ini disusun sebagai pertanggung jawaban pelaksanaan Proyek Pembangunan 1989/1990 Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panasbumi. Di dalam laporan ini dimuat hasil Penyelidikan Metoda Lapangan Gunungapi di G.Kelut (Jawa Timur) seperti penyelidikan Geofisika (Potensial Diri), Geokimia Air, Petrokimia dan Seismik & Visual.
Penelitian ini membahas potensi dan kualitas bahan galian ikutan pada endapan batubara di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal. Bahan galian tersebut meliputi bitumen padat, lempung karbonan, batupasir, dan endapan lempung yang terbentuk dari proses sedimentasi dan pelapukan mineral. Analisis dilakukan terhadap sebaran, kuantitas, dan kualitas baha…
Peta daerah gunungapi merupakan salah satu bahan yang dipergunakan untuk penanggulangan bahaya, karena di dalamnya telah diterangkan hasil berbagai metoda kegunungapian tentang penyebaran dan jenis bahaya yang mungkin timbul oleh kegiatan gunung api tersebut.