Gunungapi Guntur adalah nama sebuah puncak dari suatu kelompok gunungapi yang terdiri atas beberapa kerucut. Pusat Gunungapi Guntur secara geografis berada pada ketinggian puncaknya 2249 m dpl, dan secara administratif termasuk Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Bara. Dari data sejarah letusan antara tahun 1800 sampai 1847 tercatatat tidak kurang dari 21 kali letusan.
Indonesia memiliki 127 )seratus dua puluh tujuh) gunungapi aktif, terdiri atas 77 (tujuh puluh tujuh) gunungapi Tipe A, 29 (dua puluh sembilan) gunungapi tipe B, dan 21 (dua puluh satu) gunungapi tipe C. Gunungapi tipe A adalah gunungapi yang mengalami letusan sejak tahun 1600. Gunungapi tipe B adalah gunungapi yang sesudah tahun 1600 belum mengalami lagi erupsi magmatik, tetapi masih memperlih…
Ciremai merupakan gunungapi Kuarter aktif dan memiliki sejarah letusan yang tercatat sejak tahun 1698. Secara administratif berada di Provinsi Jawa Barat, mencakup Kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Di bawah mikroskop lava-lava G. Ciremai umumnya memiliki tekstur porfititik, innequigranular, kemas tutup
Gunungapi Papandayan merupakan gunungapi aktif yang terletak di Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat. Karakteristik kimia batuan dan petrogenesis batuan G. Papandayan diharapkan dapat dijadikan dasar untuk mengenali sifat-sifat magmanya. Secara petrografi batuan G. Papandayan bertekstur porfiritik, dengan fenikris.
Indonesia has 127 volcanoes or 13% of volcanoes in the word. With a dense population of 250 milion and 5 milion peoples in the hazard prone area is potentially high risk when eruption of volcanoes occured. The Center for Volcanology and Geological Hazard Mitigation (CVGHM), within the Geological Agency (GA) of the Ministry of Energy and Mineral Resources (MEMR).
Gunungapi Galunggung merupakan gunungapi strato yang berada di blok tektonik Priangan bagian selatan. Gunungapi Galunggung terakhir kali meletus pada tahun 1982-1983. Sifat letusannya magmatik eksplosif dan strombolian yang umumnya diakhiri dengan pembentukan sumbat atau kubah lava. Produk letusan berupa hujan abu, lumpur, awan pana, dan aliran piroklastik.
Gunungapi Galunggung merupakan gunungapi strtao yang berada di blok tektonik Priangan bagian selatan, yaitu G. Malabar, G. Patuha, G. Wayang, G. Papandayan, G. Guntur, G. Cikuray, dan G. Galunggung itu sendiri. Gunungapi Galunggung terakhir kali meletus pada tahun 1982 - 1983. Sifat letusannya magmatik eksplosif dan strombolian yang umumnya diakhiri dengan pembentukan sumbat atau kubal lava.
Gunungapi Galunggung adalah gunungapi aktif tipe A yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Gunungapi ini termasuk gunung yang jarang meletus. Namun letusan tahun 1982 mengejutkan semua orang bahwa gunungapi yang disangka tidur panjang akhirnya melepas energinya dalam bentuk letusan besar dan berlangsung lama.
G. Gede (2958 m dpl) merupakan gunungapi aktif, terletak di wilayah Kabupaten Cianjur, Sukabumi dan Bogor, Propinsi Jawa Barat. Di sekeliling G. Gede ini terdapat objek-objek penting meliputi kawasan pemukiman, lahan pertanian, wisata, industri dan objek lain yang berpotensi terancam bahaya erupsi Gunung Gede.
Komplek Pegunungan Dieng terdiri dari dua gunungapi tipe A, yaitu G. Butak Petarangan dan G. Dieng. G. Butak Petarangan merupakan gunungapi strtao dengan ketinggian 2222 meter, kawahnya dikenal dengan nama Kawah Telaga Dringgo dan lapangan fumarolanya Condrodimuko, sedangkan G. Dieng merupakan pegunungan yang memiliki banyak kerucut dan banyak lapangan fumarolanya.