Letusan G. Agung tahun 1963 tidak merupakan bahaja langsung bagi kota Karangasem. Bentjana jang diderita oleh kota ini adalah akibat daripada letusan tsb. jang berupa lahar2 sekunder jang merusak bagian kota disebelah selatan dan barat, daja. Kerusakan telah terdjadi pada setiap musim dan mengingat masih banjaknja endapan bahan letusan dihulu sungai2 jang menudju kearah kota Karangasem, maka di…
Kegiatan G.Agung selama tahun 1963 jang disertai dua kali letusan paroksismal pada tgl.17 Maret dan 16 Mei dalam tahun itu djuga telah mengeluarkan bahan2 letusan dalam jumlah sangat banjak termasuk ladu jang diendapkan di-lereng2 gunung. Sedjumlah besar diantaranja memasuki pula sungai Unda beserta anak2 sungainja jang berbulu dilereng selatan G.Agung. Ini mengakibatkan hanjutnja djembatan di …
Memenuhi perintah dari Kepala Seksi Penelitian Gunung Api dengan disertai surat perintah djalan No.: 580/5/1968 dan No.: 581/S/1968, tertanggal Bandung 8 Djuli 1968, penulis disertai Sdr. Sobena ditugaskan untuk mengadakan pengukuran topografi aliran lava tahun 1968 dari G. Batur.
Gunung Batur telah meletus poda tgl.23/1-1968. Aliran lava mulai mengalir pada tgl.30/1-1968 dan berhenti pada tgl.15/2-1968.Ternjata lava tsb. mengalir dari lobang letusan 1963 komplek I,menudju kedjurusan selatan dan berhenti pada ke-tinggian k.l.1100 M dari permukaan lout; pondjang rata-rata 1.930 M dan lebar rata2 540 M. Lava ini mengalir diatas lava 1963 dan menjeretnja; kemudian nelebar s…
Telah berkali-kali sedjak tahun 1966, Sdr. J.Matahelumual selaku Kepala Boksi Fisika/Kimia Qunungapi dan kemudian sebagai Kepala Seksi Pengawasan Cunungapi, mendesak kepada penulis un tuk membuat peta daerah bahaja sekitar G. Ebulobo, Flores. Me-nang sedjak pertengahan tahun 1967, penulispun telah berniat untuk melaksanakannja, tetapi terbentur pada soal pembiajaann ja, jang pada waktu itu dipe…
G. Lewotobi Perempuan merupakan gunungapi kembar dengan Lewotobi Laki2, mempunjai ketinggian 1703 m diatas muka laut. Terdiri dari 2 kawah. Jang pertama kawah jang tertua (Kawah A), berukuran 750 x 600 m. Didalam kawah tersebut terdapat kawah lain jang lebih muda (Kawah B), berukuran 380 x 350 m, jang didalamnja terdapat kubah lava. Dinding kawah disebelah Timur Laut merupakan bagian jang teren…
Selama espedisi laut "Baruna" dalam tahun 1964, djuga disinggahi beberapa buah gunungapi dilautan Banda, ialah G. Laworkawra (P.Nila), G. Wurlali (P.Damar), G. Serawerna (P.Teon) dan G. Banda Api. Selain dari pada itu telah dikundjungi pula mata air panas Tulehu di Ambon, sedang pengamatan dari djauh diselenggarakan terhadap G. Sange ang Api (Bima), G. Api Utara Wetar dan G. Serua. Pemeriksaan …
Maksud dari pekerdjaan ini ialah untuk mengadakan penelitian dan pemetaan daerah bahaja G. Tambora. Gunung ini terletak didjazirah Sanggar F. Sumbawa, pada garis lintang selatan 8º 15 dan garis budjur timur 118°. Tiga perempat atau seluas 1400 km² dari djazirah Sanggar dibangun oleh gunungapi ini. Sisanja, bagian tenggara dari djazirah ini ditutupi oleh gunungapi jang sudah lama padam jaitu …
Gn.Rindjani merupakan dinding kaldera dari Gn.Barudjari & Gn.Rombongan. kuning-kuningan. Titik kegiatan Barudjari terletak pada pinggir kawah pada lereng Selatan. Suhu solfatara di lereng Timur-laut 60°C, di lereng puntjak min. 75°C max 80°C, di pinggiran kawah min.80°C max 90°C. Penjebaran lava mendjurus ke Selatan dan Timur-laut, masuk segara endut serta segara anak. Tebal pembekuan lava…
Adapun tjorat-tjoret berikut ini adalah sesuai dengan permintaan Sdr. Ichsan, ketua regu pemboran air dari Dinas G.T.H. jang pada waktu kundjungan penulis, se-dang bekerdja didaerah Sengkor, Praja; sebagai balas djasa kemurahan hati beliau memindjamkan pada regu penelitian G.Rindjani sebuah kompas Geologi, barometer dan peta pulau Lombok. Djelasnja jang diminta itu adalah tjatatan-tjatatan dari…