G. Rokatenda adalah gunungapi pulau yang membangun P. Palue di sebelah utara P. Flores dengan luas pulaunya sekitar 39,5 km2, merupakan gunungapi katif tipe A yang keberadaannya dipantau secara menerus. Secara geografi masuk dalam wilayah Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Propinsi Nusatenggara Timur. Tipe gunungapinya adalah strato dengan ketinggian 875 m di atas permukaan laut.
Gunungapi Egon (G. Egon) yang disebutjuga Gunungapi Namang terletak di Pulau Flores bagian timur, secara administratif termasuk ke dalam Kabupaten Sikka yang beribukota Maumere. Kata Egon berasal dari kata "Ego" yang berarti alat musik petik tradisional yang terbuat dari bambu besar yang dibelah menjadi dua, senarnya juga terbuat dari kulit bambu. Alat musik ini terdapat di kampung-kapung di le…
G. Inelika merupakan salah satu gunungapi katif tipe A yang berada di Pulau Flores, Kabupaten Ngada (Bajawa), Flores Tengah, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Untuk mencapai G. Inelika dari Kota Bajawa sangat mudah sekali, karena sarana pencapainnya telah ada, baik dengan menggunakan roda dua maupun roda empat. Dari Kota Bajawa kita menuju ke arah utara yaitu jalur ke Desar Gou dengan jarak ke loka…
G. Lewotobi Laki-laki dan G. Lewotobi Perempuan adalah gunungapi aktif di P Flores. Secara administratif kedua gunung tersebut terletak di Keca,atan Wulanggitang. Kabupaten Flores Timur, Nusatenggara Timur. G. Lewotobi Laki-laki berbentuk kerucut runcing, tingginya 15854 m dpl. Kawahnya berdiameter 400 m berbentuk bulan sabut, terbuka ke arah utara. erupsi G. Lewotobi Laki-laki diketahui sejah …
Gunungapi Gede merupakan gunungapi aktif yang terletakdi wilayah kabupaten Cianjur, Bogor, dan Sukabumi. Gunungapi ini berbatasan dengan Gunungapi Pangrango di sebelah barat dan utara. Pada arah lainnya di batasi oleh komplek gunungapi tua. Komplek G. Gede dibagi dalam tiga periode pembentukan pada masa lalu yaitu kegiatan G. Masigit-Pangrango.
Tangkubanparahu merupakan salah satu gunung api aktif strato tipe A terletak lebih kurang 15 km di sebelah utara Kota Bandung dan 30 km di selatan Kota Subang dengan ketinggian 2084 m diatas permukaan laut. Pada bagian puncaknya G. Tangkubanparahu terdapat 9 buah kawah. PAda saat ini aktivitas vulkanik tampak dominan berada di Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah Baru dan Kawah Domas.
Gunungapi Kelud merupakan salah satu gunungapi aktif berbentuk strato dan menurut klasifikasi aktivitas termasuk tipe A, Gunung Kelud juga merupakan salah satu gunungapi yang sebelum bulan November 2007 mempunyai danau kawah di puncaknya, luas danau kawah lebih kurang 400.000 meter persegi dengan volume air 2,6 juta meter kubik.
Komplek Gunungapi Arjuno Welirang adalah salah satu gunungapi Tipe A yang mempunyai beberapa kerucut terdapat dipuncaknya. Kerucut-kerucut ini terbentuk karena perpindahan titik-titik erupsi yang terletak pada satu garis lurus berarah tenggara-barat laut, dimana pemunculannya dikontrol oleh adanya struktur sesar normal yang mempunyai puncak kerucut tersebut.
Gunungapi Dieng merupakan komplek gunungapi yang dikenal dengan kompleks Dieng. Kompleks ini memiliki banyak kawah, diantaranya Kawah Timbang, Kawah Sikidang, Kawah Upas, Kawah Sileri, Kawah Condrodimuko, Kawah Sibanteng, dan KAwah Telogo Terus. Karakteristik erupsi G. Dieng berupa erupsi freatik, hembusan gas beracun, dan hembusan fumarola dari beberapa kawah yang ada di kawasan tersebut.
Gunungapi Gede terletak di wilayah Kabupaten Bogor, Cianjur dan Sukabumi Jawa Barat. Ketinggian G. gede 2958 m dppl dan bertipe strato. Terdapat 7 buah kawah yaitu Kawah Wadon, Lanang, Ratu, Gede, Gemuruh, Sela, dan Kawah Baru. Erupsi G. Gede pertama kali terjadi pada tahun 1747 - 1748. Erupsi G. Gede terakhir terjadi pada tahun 1958 dan sampai sekarang G. Gede beberapa kali mengalami kenaikan …