Laporan ini merupakan hasil penyelidikan geologi didaerah kenampakan panasbumi Pasaman, Provinsi Sumatera Barat.sebagai daerah yang terpilih untuk dikembangkan potensi panas buminya. Metoda penyelidikan yang dilaksanakan berupa pemetaan geologi disekitar daerah kenampakan panasbumi di Kecamatan Talamau (Talu)
Penyelidikan ini bertujuan untuk melengkapi data-data dan menambah jumlah inventarisasi gejala-gejala panasbumi di Indonesia.
Pada tempat pemunculan gejala-gejala panasbumi ini, dilakukan pemeriksaan antara lain lain: mengenal jenis gejala-gejala panasbumi tersebut, mengadakan pengukuran, pengamatan serta menentukan lokasinya didalam peta topografi.…
Guna menunjang rencana kerja pembangunan pelistrikan panasbumi sebagai sumber tenaga telah dilakukan penyelidikan detail bidang geokimia, geolistrik dan gravity panasbumi daerah lempur Kecamatan gunungraya, termasuk Kabupaten kerinci, Provinsi Jambi.Penyelidikan ini dilakukan oleh tim sub direktorat panas bumi, direktorat vulkanologi bekerja sama d…
Survei kenampakan panasbumi didaerah rejang lebong ini sebagai studi kelayakan terhadap kemungkinan pengembangan potensi panas bumi untuk sumber tenaga dalam penyediaan kelistrikan. Tujuan pokoknya mendapatkan indikasi penyebaran jenis kenampakan panas bumi yang prospek untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Gejala-gejala kenampakan panasbumi muncul ke permukaan di bagian utara tubuh bukit Daun, berasal dari kondensasi sistem panasbumi (uap) yang terperangkap di kedalaman, sepanjang zone fracturing di bagian utara. zone retak-retakan lava 3 Bukit Daun diduga bertindak sebagai waduk sumber panasbumi di kedalamannya.
Secara individu (geokimia), lapangan panasbumi Way Ratai merupakan lapangan panasbumi dengan batuan tudung tertutup (sedikit kebocoran) dengan uang bersuhu tinggi. Dari hasil plot kontur Hg maupun CO2 dapat dibuat kompilasi, lokasi mana kiranya yang bisa dikembangkan lebih lanjut sebagai daerah panasbumi yang prospek, tentu saja sebagai final untuk …
Penelitian Geofisika cara Gaya Berat menyangkut pengukuran besarnya medan gaya berat pada permukaan bumi, yang kemudian dapat menafsirkan struktur geologi bawah permukaan. Perbedaan rapat masa dari batuan-batuan merupakan sifat fisik dari batuan atau benda dibawah permukaan yang kan menghasilkan anomali medan gaya berat.