Daerah yang dipetakan terletak di Pulau Lombok utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Daerah ini telah diselıdıkı secara regional, disamping ada juga secara khusus, tergantung keperluannya. Dengan demikian untuk mengetahui sejarah geologi komplek tersebut secara lebih rinci, diperlukan pemisahan-pemisahan batuan dan penyelidikan struktur geologi lebih teliti, dengan akan dapat dipelajari sejar…
Pada Juni-Juli 1990, berdasarkan Sppd No. 389,390/0441/3402/1990 Sdr. Ato Djuhara dan Phillips Kasturian ditugaskan ke G. Kelimutu Flores Tengah Kabupaten Endeh Kecamatan Wolowaru, untuk melakukan pemetaan kembali daerah bahaya G. Kelimutu, selama 40 hari (termasuk perjalanan). G. Kelimutu memiliki 3 buah kawah yaitu Kawah I (Tiwu Ata Mbupu) Kawah II (Tiwu Musi Kooh Fai) dan Kawah III ( Tiwu At…
G. Rinjani termasuk gunungapi aktip bertipe A, yang sewaktu-waktu dapat menimbulkan bencana gunungapi akibat letusannya. Kerangka usaha penanggulangan bahaya, terutama yang menyangkut kehidupan umat manusia sekitarnya, sangat diperlukan data tentang jumlah penduduk yang tinggal di sekitar areal daerah bahaya yang telah dipetakan sebelumnya. Untuk itu, Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan G…
G. Agung adalah gunungapi aktif yang tertinggi di P. atas muka laut 3142 m di tinggi Bali, 1963, sebelum letusan 3014 M setelah letusan 1963. Letusannya yang diketahui dalam sejarah kegiatannya terjadi pada tahun 1808, 1843 dan 1963. Gejala yang mendahului letusaannya adalah gempa bumi terasa.