Museum bukan sekadar tempat menyimpan jejak masa lalu. Di dalamnya, sejarah bumi, kekayaan alam, dan perkembangan teknologi bertemu untuk menghadirkan pengetahuan yang relevan bagi kehidupan masa kini dan masa depan. Semangat inilah yang mewarnai pembukaan rupa baru tata pamer Museum Geoteknologi Mineral UPN “Veteran” Yogyakarta pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Pembaruan tata pamer ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antara Museum Geologi, Badan Geologi dengan Unit Penunjang Akademik (UPS) Pengembangan Sains dan Energi UPN “Veteran” Yogyakarta. Langkah ini sekaligus menjadi implementasi nyata Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dengan UPN “Veteran” Yogyakarta.
Hadir membuka acara adalah Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si. dan Kepala Badan Geologi yang diwakili oleh Kepala Museum Geologi, R. Isnu Hajar Sulistyawan, S.T.,M.T. Dalam sambutannya Kepala Badan Geologi menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut menjadi wujud komitmen bersama untuk mengembangkan museum sebagai ruang pembelajaran yang semakin informatif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Melalui pembaruan tata pamer, Museum Geoteknologi Mineral diharapkan mampu menyajikan pengetahuan tentang geologi, mineral, dan energi dengan pendekatan yang lebih komunikatif serta mudah dipahami oleh berbagai kalangan”, Isnu membacakan.
Pembukaan Rupa Baru Tata Pamer Museum Geoteknologi Mineral pun dilakukan secara simbolis dengan seremoni gunting pita yang dilakukan oleh Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta dan Kepala Museum Geologi. Dengan penyajian yang dirancang lebih menarik, edukatif, dan interaktif, pengunjung diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna. Pendekatan ini juga membuka peluang bagi generasi muda untuk mengenal sains dan energi melalui pengalaman kunjungan museum yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Ke depan, Museum Geoteknologi Mineral UPN “Veteran” Yogyakarta diharapkan terus berkembang sebagai ruang pembelajaran sains dan energi, pusat inspirasi bagi calon saintis, serta destinasi edukasi yang membanggakan bagi masyarakat.
Pada akhirnya, rupa baru sebuah museum bukan hanya tentang tampilan yang lebih segar, melainkan juga tentang bagaimana pengetahuan disampaikan, rasa ingin tahu ditumbuhkan, dan kesadaran akan pentingnya bumi serta sumber daya alam diwariskan kepada generasi berikutnya.
Melalui kolaborasi ini, Museum Geologi dan UPN “Veteran” Yogyakarta turut memperkuat peran museum sebagai jembatan ilmu yang menghubungkan kekayaan geologi masa lalu dengan inovasi teknologi dan masa depan energi yang berkelanjutan.
Museum Geologi! Smart Museum, Smart People, Smart Nation.
Penulis: Anita Kusumayati, S.I.Kom.