LAPORAN KHUSUS
Nomor : 1441 .Lap/GL.03/BGL/2026
Kenaikan Tingkat Aktivitas G. Sinabung, Sumatera Utara dari Level II (Waspada)
menjadi Level III (SIAGA) Tanggal 31 Agustus 2026 Pukul 12.00 WIB
Gunungapi (G.) Sinabung merupakan gunungapi aktif yang berada di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Berada pada Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) sejak 17 Mei 2023 dengan rekomendasi agar tidak beraktivitas di dalam radius 3 km dari puncak G. Sinabung, serta radius sektoral 4,5 km untuk sektor selatan-timur G. Sinabung. Gunungapi Sinabung diamati secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) yang berlokasi di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
● Hasil pengamatan visual periode 1-30 Agustus 2026, G. Sinabung terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-1.000 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga kencang ke arah utara, timur laut, timur, tenggara, selatan, barat daya dan barat. Suhu udara sekitar 14-29°C. Selain itu, teramati vegetasi di lereng bagian timur menguning dan mengering. Rekaman kegempaan selama periode yang sama terdiri dari : 1 kali gempa Guguran, 14 gempa Hembusan, 2 kali Gempa Tornillo, 29 kali gempa Low Frequency, 8 kali gempa Hybrid/Fase Banyak, 1 kali gempa Vulkanik Dangkal, 141 kali gempa Vulkanik Dalam, 26 kali gempa Tektonik Lokal, 1 kali gempa Terasa, 93 kali gempa Tektonik Jauh dan 1 kali Gempa Getaran Banjir.
● Sebelum terjadinya erupsi pada 31 Agustus 2026 pukul 10.17 WIB, terekam rentetan gempa yaitu 85 kali Gempa Vulkanik, 1 kali Gempa Hembusan dan 1 kali Tremor Harmonik.
● Pada 31 Agustus 2026 pukul 10.17 WIB, terjadi erupsi dengan kolom erupsi sekitar 3.500 m di atas puncak (± 5.960 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan tenggara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan masih berlangsung hingga Laporan Khusus ini dibuat.
● Erupsi ini merupakan sebagai erupsi awal, dan tidak menutup kemungkinan terjadinya erupsi yang lebih besar.
● Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas vulkanik pada G. Sinabung, sehingga tingkat aktivitas G. Sinabung dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (SIAGA) terhitung mulai tanggal 31 Agustus 2026 Pukul 12.30 WIB.
● Pada tingkat aktivitas G. Sinabung Level III (Siaga) dengan direkomendasikan sebagai berikut:
1. Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa- desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak G.Sinabung, serta radius 6 km untuk sektoral selatan-timur.
2. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di G. Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.
3. Masyarakat di sekitar G. Sinabung diharap tenang tidak terpancing isu-isu tentang erupsi G. Ibu, dan agar senantiasa mengikuti arahan dari BPBD Provinsi Sumatera Utara dan BPBD Kabupaten Karo.
4. Pemerintah Daerah, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Karo, diminta untuk terus berkoordinasi secara aktif dengan Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung yang berlokasi di Desa Ndokum Siroga. Masyarakat juga dapat mengakses informasi resmi melalui aplikasi MAGMA Indonesia atau laman PVMBG di https://magma.esdm.go.id, https://vsi.esdm.go.id/, dan https://geologi.esdm.go.id untuk mengetahui perkembangan terbaru mengenai aktivitas Gunungapi Sinabung.
● Evaluasi tingkat aktivitas Gunungapi Sinabung akan dilakukan secara berkala atau sewaktu-waktu apabila terjadi perubahan signifikan. Masyarakat diharapkan tetap tenang, waspada, serta mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.
a.n. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
Kepala Badan Geologi
Lana Saria
LAMPIRAN