Pada akhir-akhir bulan Desember 1988 kami atas nama Ida Made Jelantik, K.Jani Suwartiyasa, I Wayan Nenges Tapayasa dan I Made Wenten petugas Pengamatan Gunung Agung Bali mengadakan pemeriksaan dan pengukuran suhu solfatara/ fumarola Gunung Rinjani. Sebagaimana diketahui bahwa Gunung Rinjani adalah sebuah gunungapi yang berbentuk kerucut/strato yang terletak di pulau Lombok bagian Utara, Nusa Te…
Tujuan pemetaan daerah bahaya G. Batur adalah untuk mempersiapkan suatu peta daerah bahaya suatu gunungapi yang mempunyai masa istirahat antara 1 sampai 30 tahun (jangka menengah). Pada 1970, G.Batur telah dipetakan oleh S.Hamidi dkk yang menghasilkan satu peta daerah bahaya setelah terjadi kegiatan letusan paroksimal 1963. Metode penelitian yang dilaksanakan selama pekerjaan ini dilaksanakan a…
G. Banda Api adalah salah satu gunungapi aktif di Kepulauan Maluku, Kabupaten Maluku Tengah, Kecamatan Banda. Gunungapi ini merupakan sebuah pulau kecil di antara Kepulauan Banda yang terletak lk. 210 km di sebelah tenggara Ambon 1). (Lampiran Posisi geografi terletak 4° 31′ 30″ Lintang Selatan, 129° 52′ 17 Bujur Timur. Luas pulau G. Banda Api 73446 m². Tinggi di atas muka laut 641 m, …
G. Sangeangapi terletak di Laut Flores sebelah timurlaut P. Sumbawa dengan posisi geografi 8º 11" Lintang Selatan dan 119° 35" Bujur Timur, termasuk kedalam wilayah Kabupaten Bima. Gunungapi ini dapat dicapai dengan pesawat udara Bandung - Jakarta - Surabaya - Den Mataram Bima, selanjutnya memakai kendaraan roda 4 dari Bima ke pasar Wera (di pantai timurlaut P. Sumbawa) selama lebih kurang 3 …
Gunung Agung merupakan gunungapi strato tipe A yang terletak pada posisi geografi 8º 20,5' Lintang selatan, 115° 30,5' Bujur timur, dan termasuk dalam kecamatan Rendang, Abang, Kabupaten Karangasem, Bali. Gunung tersebut adalah gunungapi tertinggi di Bali, lebih kurang 3142 meter dpl (diukur sebelum letusan tahun 1963) dan lebih kurang 3014 meter dpl (diukur setelah letusan tahun 1963)
Tujuan pemetaan geologi gunungapi kompleks Mandosawu - Ranaka adalah untuk mengetahui keadaan geologinya, antara lain: jenis batuan, sebaran batuan, urutan stratigrafy (umur geologi), struktur geologi, sejarah erupsi, dan lain sebagainya. Hal ini perlu untuk mengetahui sejarah kegunungapian kompleks ini dan untuk menunjang pembuatan peta daerah bahaya gunungapi kompleks ini.
Pada awal Mei 1989, kami petugas Pos Pengamatan Gunung Bali mengadakan pemeriksaan dan pengukuran suhu solfatara/fumarola G. Sangeangapi. Sebagaimana diketahui bahwa G. Sangeangapi adalah sebuah gunungapi yang terletak di Sumbawa, Kecamatan Wera, sebelah timur Kabupaten Daerah Tingkat II Bima, Provinsi Nusatenggara barat. 119 03,5 Bujur P. Sangeang, Posisi geografi 8 11 Lintang Selatan, dan Tim…
Penyelidikan petrologi didaerah Lewotobi dilakukan sesuai dengan rencana kerja seksi Petrokimia dan Subdit Analisa gunungapi, Direktorat Vulkanologi pada Pelita V, triwulan III (1989 - 1990). Gunung Lewotobi adalah gunungapi tipe strato yang terletak pada 832 Lintang Selatan dan 122 46 1/2 Bujur timur (Kemmerling, 1929). Gunung ini terletak didaerah kecamatan Wulanggitang, Flores Timur, mempuny…
Pengurus Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia Unit Direktorat Geologi Tata Lingkungan (DGTL) mencoba mengumpulkan dan merangkum berbagai ketentuan perundangan dan peraturan pelaksanaan lainnya serta dilengkapi pula dengan baku mutu air untuk berbagai penggunaan ke dalam bentuk buku sehingga akan mempermudah semua pihak yang berkepentingan. Penerbitan buku ini dimaksudkan pula didalam membant…
G.Banda Api merupakan salah satu gunungapi aktif yang terletak di Kepulauan Banda, dengan tipe gunungapi strato di kaldera. Posisi geografi terletak pada 4°31 30 Lintang Selatan dan 120°52 17 Bujur Timur. G. Banda Api dapat dicapai dari Ambon dengan pesawat terbang sampai P. Neira dan untuk ke G. Banda Api dilakukan dengan memakai perahu/kapal motor. Daerah penelitian metoda magnit dilakukan …