Gunung api Soputan termasuk gunung api giat dan merupakan gunung api magmatis yang muncul diatas daratan tinggi Tondano. Sekeliling gunungapi ini terdapat jaring penghubung darat yang menghubungkan tempat-tempat seperti Kawangkoan-Amurang-Tombatu-Ratahan-Langowan-Kawangkoan (Kemmerling, halaman 127) seperti jalan-jalan keliling gunung api itu begitu juga jalan menuju puncak dapat dengan mudah k…
Gunung Ambang yang berada di wilayah kabupaten Bolaang Mongondow yang beribu negeri Kotamobagu itu berkedudukan geografisnya menurut peta yang dibikin oleh M. Koperberg tahun 1928 adalah 0 (derajat) 44'30'' lintang utara dan 124 (derajat)24'30'' bujur timur. Gunung tersebut mempunyai ketinggian 1.689 m dari atas permukaan laut. Puncak gunungnya ditandai oleh titik triangulasi P. No. 49
Jumlah gunung api di Sulawesi adalah 18 dan menurut beberapa pendapat terbagi menjadi 10-11 tipe A, 2 tipe B dan 5-6 tipe C. Gunung api tipe A yang sudah memiliki peta daerah bahaya di sekretaris adalah 9 buah, 3 buah di antaranya memerlukan peninjauan kembali, dan dua buah lagi masih harus dilakukan (G. Ambang dan gunung api submarin ke sebelah barat Sangihe
Agung merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang berada di kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Dalam catatan sejarah kehidupan manusia, Agung tercatat pernah empat kali meletus pada tahun 1808, 1821, 1843 dan 1963 (Kusumadinata, 1979). selain itu, dokumen kuno, Candrasangkala, menyebut letusan gunungapi Agung tahun 1710-1711 (Hagerdal, 2006).
Agung merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang berada di kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Dalam catatan sejarah kehidupan manusia, agung tercatat pernah empat kali meletus pada tahun 1808, 1821, 1843, dan 1963 (kusumadinatan, 1979). Selain itu, dokumen kuno, candrasangkala, menyebutkan letusan gunungapi Agung tahun 1710-1711 (Hagerdal, 2006). Berdasarkan catatan sejarahnya, Gununga…
Gunungapi Agung terdapat di Pulau Bali termasuk dalam gunungapi tipe A, erupsi terakhir terjadi pada Februari 1963 hingga Januari 1964 mengakibatkan banyak korban jiwa. Setelah 53 tahun istirahat dari erupsi mulai tampak adanya peningkatan gempa Vulkanik Dalam (VA) terdeteksi sejak 10 Agustus 2017 yang di ikuti peningkatan jumlah gempa vulkanik Dangkal (VB) pada 24 Agustus 2017.
Gunungapi Agung merupakan salah satu gunungapi aktif di Pulau Bali dengan ketinggian 3014 meter dan bertipe strato. Berdasarkan catatan sejarah letusannya, sejak tahun 1800 hingga sekarang telah terjadi 4 kali letusan freatik dan magmatik yaitu pada tahun 1808, 1821, 1843 dan 1963 (Kusumadinata, 1979). Pola dan sebaran hasil erupsi lampau sebelum tahun 1808, 1821, 1843 dan 1963 menunjukkan tipe…
Peningkatan gempa vulkanik dalam (VA) terdeteksi di gunungapi Agung sejak 10 Agustus 2017 yang di ikuti oleh peningkatan jumlah gempa vulkanik dangkal (VB) pada 24 agustus 2017, dan gempa tektonik lokal juga mulai mengalami peningkatan secara konsisten sejak 26 Agustus 2017, Peningkatan aktivitas seismik tersebut kemudian mendasari peningkatan tingkat aktivitas G. Agung ke Waspada (level II) pa…
Berdasarkan catatan sejarah erupsi terakhir terjadi pada tahun 1963 kejadian pada waktu itu erupsinya cukup besar, erupsi eksplosif serta terjadi awan panas yang banyak mengakibatkan korban jiwa, pada waktu itu belum adanya pos pengamatan gunungapi, sehingga informasi ke masyarakat juga belum ada, serta masyarakat tidak mengetahui dalam penyelamatan diri bila terjadi erupsi gunungapi, maka jela…
Secara administratif G. Rinjani termasuk ke dalam wilayah kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Gunungapi Rinjani diamati secara visual dan instrumental (4 stasiun seismik) dari pos pengamatan gunungapi (PGA) yang berlokasi di Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.