Dalam Repelita VI tahun ke 3, tahun anggaran 1997/1998 Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi menugaskan Tim Pemetaan Topografi, Sub. Dit Pemetaan Gunungapi untuk melakukan pemetaan topografi daerah puncak/kawah gunungapi. Pemetaan topografi puncak/kawah gunungapi mempunyai maksud dan tujuan untuk mengetahui bentuk topografi daerah puncak/kawah dari sebuah gunungapi, guna menyiapkan data/…
Dalam tahun anggaran 1997/1998 Direktorat Vulkanologi Sub Dit. Pemetaan Geologi Gunungapi, Seksi Penginderaan Jauh telah melaksanakan pemetaan geologi foto gunungapi Dukono di Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, yang dilaksanakan oleh dua orang staff Seksi Penginderaan Jauh yaitu Deddy Suhadi dan Waziel Effendi. Maksud pemetaan ini adalah untuk mengetahui bentuk morfologi dan pola alir…
Daerah gunungapi selain dapat menimbulkan bencana juga memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Di dalam masa pembangunan berkelanjutan ini perlu kiranya dilakukan usaha pengantar Tata Ruang dan Tata Guna Lahan di daerah gunungapi sedemikian rupa sehingga manfaatnya bagi kesejahteraan hidup dapat dipergunakan seoptimal mungkin namun risiko bahaya gunungapinya dapat di tekan seminimal mungkin.…
Pemetaan topografi puncak/kawah Gunung Dukono mempunyai maksud dan tujuan untuk mengetahui bentuk topografi dan situasi disekitar puncak/kawah disamping mengetahui perubahan bentuk kawah, bibir kawah dan detail lain sehingga dapat menunjang berbagai disiplin ilmu (khususnya dilingkungan Direktorat Vulkanologi) dalam rangka penelitian kegiatan Gunung Dukono.
Pemetaan kawasan rawan bencana gunungapi dimaksudkan untuk membuat batas-batas daerah yang kemungkinan terlanda oleh hasil letusan baik yang berupa bahaya langsung (primer), maupun bahaya tidak langsung (sekunder). Bahaya langsung (primer) yang kemungkinan terjadi terdiri atas; lava, awanpanas, jatuhan piroklastik dan lontaran batu (pijar), sedangkan bahaya tidak langsung terdiri atas; lahar da…
Dalam rangka melaksanakan kegiatan proyek penyelidikan dan pengamatan Gunungapitahun anggaran 1997//1998 maka telah dilakukan pemetaan kawasan rawan bencana G. Kie Besi di P. Makian, Kabupaten Maluku Utara. Pemetaan kawasan bencana ini dimaksudkan untuk merevisi peta daerah bahaya G. Kie besi menjaid peta kawasan rawan bencana G.Kie Besi sebagai tindak lanjur daripada Kepres. RI.No. 32 tahun 1…
Daerah pemetaan secara administratif, termasuk ke dalam Wilayah Kecamatan Ibu, Kewedanaan Jailolo, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku. Letak geografisnya, berada pada koordinat (1°16'42,5"-1°29′33,6") LU, dan (127'35'17"-127°54'18"BT). Sedangkan posisi G. Gamkonoranya sendiri, terletak pada koordinat 01°22'30" LU dan 127°34'BT dengan ketinggian sekitar 1635 m dpl (Gb. 1). G. G…
Seperti telah disebutkan dalam proposal bahwa P. Halmahers yang berbentuk huruf K itu maupun deretan pulau-pulau gunungapi yang terletak di sebelish batnya, secara geologi maupun secara tektonik, keadaannys singtunk Keberadaan mereka sebagai akibat dari pertumbukan antar kerak besar Eur Pasifik dan Indo-Australia (Moor et ol. 1981). Dengan demikian P. Halmahera dan sekitarnya sangat dipengaruhi…
Pengumpulan data G. Gamalama meliputi beberapa spek yang berhubungan antara lain - Demografi, yang berkaitan dengan sensus jumlah penduduk yang berata di daerah bahaya dan waspada - Sosiologi, yang berkaitan dengan pemukiman penduduk yang berada daerah bahaya dan waspada Sedangkan pembuatan dokumentasi erat sekali katannya dengan Fisiografi letak dan posisi daerah yang akan di dokumentasikan…
Meskipun dikategorikan sebagai gunungapi aktif tipe B (Kusumadinata, 1979), penyelidikan kegunungapian di G.Sibayak perlu dilakukan mengingat daerah sekitarnya merupakan kawasan wisata yang ramai dan merupakan daerah pengembangan energi panas bumi. Penyelidikan tersebut perlu dilakukan untuk mengetahui karakteristik Gunungapi Sibayak.