Pertumbuhan kubah lava setelah longsor pada bulan November 1980 membesar akibat dinding punggungan Gegerbuaya longsor pada Maret 1979 sehingga lapangan tempat kubah lava tumbuh menjadi lebih luas.
Pada Mei 1981 A.D Wirasaputra, M.S.Santoso, P.Kasturian, A.D.Sumpena dan saya dengan SPPD n 180/P/1981, n 179/P/1981, n 181/P/1981, n 178/P/1981 ditugaskan ke G. Semeru selama lk. 10 Hari. Tujuannya untuk memetakan endapan awan panas hasil letusan 28 Maret 1981 dan daerah yang kena lahar hujan yang terjadi pada 29 dan 30 Maret 1981.
Pada tanggal 6 - 8 November 1979 dilakukan pemeriksaan dan pengukuran suhu di G. Galunggung, G.Guntur, G.Papandayan, dan G.Gede. Pemeriksaan ini dilakukan sehubungan dengan terjadinya gempabumi tektonik pada tgl 2 November 1979 yang episentrumnya terletak pada 3,85' Lintang Selatan dan 108' Bujur Timur (Pusat Meteorologi dan Geofisika).
Pendakian gunung sumbing telah dilaksanakan pada tanggal 6 April 1977 yang memakan waktu 14 jam ulang balik.
Dalam rangka penelitian batuan gunungapi purba G. Huria, penulis diberi tugas untuk mendampingi dua orang tenaga ahli. Mereka ialah maha- guru Universitas Padjadjaran dan I.T.B., yaitu Dr. M. Koesmono dan Prof. Dr. S. Sartono.
A gradual temperature increase of the crater lake water from normal, i.e. 32° - 33° C, was recorded since the last week of August 1973. The estimated"critical" temperature, i.e. around 40°C, was reach ed on November 5, 1973. Since then the water temperature fluctus ted between 38° C and 40°°c until approximately the end of Janua ry 1974. On January 31 a temperature of 41° C was measured,…
Penyelidikan gunungapi dillakukan dengan cara mengukur parameter - parameter fisika atau kimia pada suatu gunungapi misallnya seismik, suhu, topografi, magnetik, grafitasi,komposisi, gas, dll.
In January this volcano showed increasing activity. On the 22nd, 06. 15 loc, time, B crater emitted rather thick white smoke with strong gas pressure until 300 meters high. This phenomenon lasted almost continuosly from morning until evening. A moderate eruption took place at C crater on the 30th, discharging thick turbulent black ash cloud with strong pressure untill 500 meters high.
During the month of January the growth of lava dome continued slowly. From time to time at night glares above the dome could be observed. On January 15 a lava avalanche entered the upper course of R. Batang. In February the growth of lava dome seemed to cease completely.
Pada akhir minggu pertama bulan Maret 1967 G. Merapi menunjukan kegiatan berupa turunnya awan awan pijar guguran ke jurusan K. Batang, K. Bebeng, K. Putih yang menggapai jarak maksimum 1k. 6 km.