G.Tandikat secara adminstratif terletak di wilayah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dengan posisi geografis puncaknya berada pada 0°25′57,30" Lintang Selatan dan 100°19′01,69" Bujur Timur. Tinggi dari permukaan laut mencapai 2438 m dari muka laut atau 1740 m dari dataran Bukittinggi Selama sejarah kegiatannya gunung ini hanya diketahui pernah meletus sebanyak 2 kali yaitu letusan …
G.Sorik Marapi terletak di wilayah Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara dengan posisi geografis puncaknya berada pada 0°41'11,72" Lintang Selatan dan 99°32′13,09" Bujur Timur. Tinggi dari permukaan laut mencapai 2145 m dari muka laut. G.Sorik Marapi adalah satu gunungapi tipe A yang ada dalam deretan gunungapi aktif di P. Sumatera, dalam sejarah kegiatannya gunung ini pernah beberapa …
Gunungapi Kaba termasuk dalam jajaran gunungapi aktif di wilayah Sumatera bagian selatan. Berdasarkan sejarah letusannya (Tabel 1), G.Kaba merupakan gunungapi tipe A. Sumber letusannya berpindah - pindah tempat sehingga diperlukan penelitian geologi gunungapi dan pengamatan visual maupun kegempaan yang cukup intensif untuk mengetahui perkembangan aktifitas magmatiknya.
G. Sumbing merupakan gunungapi bertipe strato terletak di wilayah Kabupaten Sarko, (Sorolangun Bangko), Propinsi Jambi. G. Sumbing termasuk gunungapi aktif tipe A mempunyai ketinggian lk. 2508 m di atas muka laut. Di sebelah timurnya terdapat G. Hulu Nilo dengan ketinggian Ik 2469 m di atas muka laut. Posisi geografi puncak G. Sumbing adalah 2°25' Lintang Utara dan 101°44' Bujur Timur.
G. Tandikat termasuk gunungapi aktif berbentuk strato dengan ketinggian puncak mencapai 2438 m di atas muka laut, sekitar 1740 m di atas dataran tinggi Padang. Posisi geografis puncaknya adalah 0°25'57.30" Lintang Selatan dan 100°19'01.69" Bujur Timur. Secara administratif tubuh G. Tandikat terletak di Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat
G. Kerinci termasuk gunungapi bertipe strato terletak di Kabupaten Kerinci, Jambi, dan Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Posisi geografinya adalah 1o 41,5' lintang selatan dan 101° 16' bujur timur, dan tinggi puncak diatas muka laut 3800 m (Gambar 1). Kegiatan permukaan gunung ini berupa hembusan asap tebal disertai suara gemuruh yang sangat keras dari kawah puncaknya.
G. Kerinci terletak pada posisi geografi 1° 41,5' LS dan 101° 16,0' BT termasuk ke dalam wilayah kabupaten Solok, Sumatra Barat di bagian utaranya dan Kabupaten Kerinci (Sungai Penuh), Jambi di bagian selatannya (Gambar 1). Gunung ini bertipe strato dan tinggi puncaknya 3800 m di atas permukaan laut atau 2300 m dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Kerinci (Gambar 2). Selama sejarah letusanny…
Gunung Dempo merupakan gunung Kembar dengan gunung Merapi. Menurut sejarah letusannya gunung Dempo menunjukkan kegiatan terakhirnya pada 2 Oktober 1974. Kegiatan tersebut hanya merupakan letusan kecil yang menimbulkan hujan abu dan pasir bercampur belerang, tidak terdapat kerusakan yang berat dan tidak ada korban jiwa. Sejak itu gunung Dempo tetap aktif dalam keadaan normal.
G. Bur Ni Telong disebut pula G. Tutong atau G. Bur Mutelong yang berarti gunung terbakar. Kegiatan G. Bur Ni telong yang tercatat dalam sejarah mulai tahun 1837. Pada saat itu The Asiatie Journal 1838 mendapat laporan dari Prince of Wales Island Gazeffe tentang letusan G. Bur Ni telong pada September 1837. Setelah itu selama kurun waktu 149 tahun terakhir telah terjadi 6 kali letusan. Menurut…
Dalam rangka mencapai sasaran Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, Anggaran tahun 1992/1993, maka pada pertengahan Mei hingga pertengahan Juni 1992 penulis telah ditugaskan melakukan pengamatan kegiatan G. Sorik Marapi di Sumatra.