Laporan ini di buat sebagai laporan kegiatan penelitian tim petrokimia dan gas dari Sub. Dit Analisa Gunungapi yang dilakukan di Gunung Ciremai, Jawa Barat, pada tanggal 20 April s/d 9 Mei 1991.
G.Lamongan (+1651 m) yang mempunyai dua puncak, Lamongan dan Tarub, terletak di dalam wilayah Kabupaten Lumajang dan Probolinggo, Jawa Timur. Merupakan sebuah gunugapi kecil yang diapit oleh dua gunungapi raksasa, Kaldera Tengger di sebelah barat dan Kompleks G.Iyang Argopuro di sebelah timur.
Penyelidikan geokimia panasbumi dilakukan untuk mengamati dan meneliti setiap gejala panasbumi yang nampak dilapangan, baik berupa sumber panasbumi yang muncul dipermukaan maupun gejala-gejala yang ada seperti adanya alterasi, oksidasi maupun gejala yang lain yang masih ada hubungannya dengan sumber panas bumi dikedalaman.
Sehubungan belum ditemukannya terowongan inlet Ampera gunung Kelud yang pelaksanaan penggaliannya dilaksanakan oleh PT. Brantas Abipraya Kediri, maka pada tanggal 11 Desember 1991 koordinator Tim G.Kelud menugaskan Sdr. Agus Martono, Sdr, Edy Firman beserta penulis dengan SPPD No. 11, 12, dan 13/PK/91 ke G.Kelud di Kediri Jawa Timur.
Penyelidikan gaya berat di G.Ciremai dan sekitarnya dilakukan dalam bulan Januari 1990 untuk mengetahui peta (pola) penyebaran anomali gaya berat yang ada di daerah tersebut atas dasar mana memungkinkan memberi petunjuk kepada kita tentang struktur geologi (sesar patahan) di bawah permukaan atau hal - hal lain yang dapat dikaitkan dengan aktivitas gunung itu.