Berdasarkan SPPD No. 1340/P/85 penulis beserta L. Djorahman B.Sc. dan Sdr. M.S.L. Tobing ditugaskan ke Gunung Tangkubanperahu untuk mengadakan pengukuran deformasi dengan cara dry tilt, pelaksanaan pengukuran ini ada kaitannya dengan sedikit meningkatnya kegiatan sismik.
Penyelidikan petrologi di lapangan dan pemeriksaan petrog rafi di laboratorium terhadap Gunungapi G.Papandayan dimak sudkan untuk mengetahui kasus apa dalam olahan petrografi dan parameter apa bila dikembangkan dalam olahan petrokimia
Penulis melaksanakan tugas di daerah G. SUndoro berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas No.2580/P/85, tertanggal Bandung 12 November 1985.
G. Lamongan terletak di wilayah Propinsi Jawa Timur dan meliputi wilayah Kab. Lumajang dan Probolinggo.
Pemetaan topografi daerah Barat Laut G.Slamet merupakan lanjutan dari pekerjaan terdahulu pada bulan Januari 1985. Sejak awal pemetaan topografi, dilakukan oleh penulis (tetap bekerja) sendiri, baik pemetaan topografi di lapangan, maupun proses pekerjaan di kantor, sedang pengkalkirannya dibantu oleh Sdr. B.Notosuwito.
Penyelidikan lapangan dan pengumpulan conto batuan terpilih terutma lava - lava tahun 1888 dengan tahun 1982 dari lava puncak G. Merapi dilakukan sejak tahun 1981 - 1983.
Informasi penyelidikan Geofisika di lereng sebelah barat G. Kelut sejak tahun 1978 diperoleh data geomagnit menunjukkan anomali negatif. Untuk melengkapi data tersebut diperlukan data penunjang dari hasil penyelidikan batuan di daerah dimaksud dengan penyelidikan dan pemeriksaan jenis batuan secara petrokimia gas dan air kawah4
Mengumpulkan data mentah tanpa dilanjutkan dengan pengolahan tidak akan memberikan arti apa - apa, atau dengan kata lain data hanyalah tinggal data yang bisu semata - mata.
Sejak 9 September 1984 di Kw. Sileri, dataran tinggi Dieng terjadi bualan lumpur setinggi lk. 2 - 3 m disertai gemuruh. Kejadian ini masih berlangsung sampai saat ini. Sejak awal Oktober 1984 kegempaan muncul bahkan meningkat dari hari ke hari, sehingga pada Oktober 84 Dieng dinyata- kan giat. Oleh karena itu dikumpulkan berbagai data yang kemudian diolah untuk menyimak serta mengevaluasi kegia…
Prehistoric activities (Sunda Volcano, formation of Sunda caldera +3000 yBP, formation of Tangkuban parahu volcano, 2000 yBP, unrecorded prehistoric activities of Tangkubanparahu); 1829, April 4-7, continuous ash eruption from Ratu and Domas; 1929, May 20, phreatic eruption from Ecoma; 1935, April 27, new fumarola exists north of Badak; 1946-1947, steam explosion; 1952, April 22, ash expl…