Sebagai penelitian lanjutan potensi batuan kaya kalium di sekitar Gunung Muria (Jawa Tengah), telah dilakukan penyelidikan dengan menerapkan cara geomagnet di beberapa lokasi yang dipandang cukup prospektip. Maksud daripada penelitian ini ialah untuk memperkirakan penyebarannya berdasarkan respons komponen vertikal geomagnet terhadap batuan di sekitarnya.
Dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas No. 2445/P/1982, tertanggal Bandung, 21 Oktober 1982, penulis ditugaskan ke daerah bagian baratdaya G. Merapi. Dibantu oleh Sdr. Retiyo dari pos ngepos, dengan surat perintah perjalanan dinas No. 2528/P/1982, tertanggal Bandung, 27 Oktober 1982
Sejak meletusnya G. Galunggung sekitar 4-5 April 1982 hingga awal Sep tember 1982, saya bersama Atje Purbawinata secara menerus menganalisis petrografi per conto bom gunungapi, skoria, lapili dan pasir hasil le-tusan G. Galunggung. Jenis batuan tsb diketahui bersusunan sekitar an -desit basaltik sampai basal. Namun kemudian sejak pertengahan September 1982 s/d November 1982, G. Galunggung mengh…
Sesuai dengan rencana kerja dari Proyek Pemetaan Geologi Gunungapi, Direktorat Vulkanologi pada triwulan I tahun 1982/1983 Pelita ke III, akan melakukan pemetaan gunung-api Sundoro dan sekitarnya.
Tujuan penyelidikan ialah pengumpulan data geologi yang berupa stratigrafi, struktur geologi serta penyebarannya sehingga dapat diterbitkan suatu peta geologi gunungapi, dari data tersebut dapat diharapkan juga untuk melihat potensi ladang panas bumi yang mungkin dapat di manfaatkan sebagai sumber energi bukan minyak.
Salah satu hasil sampingan (sekunder) letusan G. Ga-lunggung ialah lahar. Lahar yang dimaksud ialah hasil transportasi bahan-bahan yang berasal dari endapan awan-panas (ladu), endapan jatuhan (air-fall deposits) dan ba-han yang ada sebelumnya, seperti bongkah andesit lepas, kayu dsb, diangkut oleh air hujan atau air permukaan dalam bentuk arus pekat ketempat yang lebih rendah atau menye-leweng …
Baru sedikit contoh bahan letusan G. Galunggung yang diperiksa dan terutama hanya susunan mineralnya, sehingga tulisan ini dibuat dengan mengambil banyak bahan sekunder yang berasal dari hasil penelitian Baak (1948, 1949) ngenai penyebaran abu vulkanik, susunan mineral dan kimianya, selain dari buku-buku dan catatan-catatan dalam surat kabar Kompas.
Sejak tahun 1822 G. Galunggung riwayatnya baru dapat tercatat agak jelas kegiatannya, karena ada letusan besar pada tahun tersebut dengan mengelu-arkan awan panas dan aliran lahar, hingga menimbulkan korban jiwa sebanyak 4011 orang. Kejadian tersebut adalah 160 tahun yang lampau, dimana dapat diperkirakan bahwa penghuni di sekitar gunung tersebut masih termasuk ja-rang sekali, tetapi telah jatu…
Pada uraian berikut akan dibahas sifat gelombang tremor vul-kanik secara semi-kwantitatif untuk mengetahui hubungan antara sebab, proses dan pengamatannya. Cara semi-kwantitatif dipilih supaya permasalahan tidak menjadi kompleks dan terlalu matematis.
Maksud penugasan tersebut, untuk melakukan survei (pemer saan) lahar di K. Woro, K. Gendol/Opak, K. Kuning dan K. Boyon Code. Ke-empat sungai tersebut pemeriksaannya dari jalan raya Yogyakarta Solo (Jateng).