Pemetaan geokimia telah dapat diselesaikan di beberapa wilayah, yaitu KAlimantan Timur dengan batas koordinat 2 derajat ke utara tahun 1980,pulau Sumatera tahun 1994 dan di Pulau Sulawesi tahun 2000.
Pemetaan geokimia ini merupakan salah satu jenis pemetaan untuk mendapatkan gambaran mengenai sebaran unsur di permukaan bumi, yang meliputi jenis unsur dan pola sebarannya.
Ditinjau dari kondisi geologi maka pulau sulawesi merupakan suatu daerah yang cukup potensial kandungan sumberdaya alamnya, diwilayah indonesia timur. sampai saat ini inventarisasi data geokimia hasil dari eksplorasi geokimia regional bersistim di indonesia baru dilakukan diwilayah kawasan Barat Indonesia yaitu di pulau Sumatera. sejalan dengan pros…
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
74 halaman, tidak berwarna, bergambar, cover berwa
untuk mengetahui secara sistematis pola penyrbaran suatu unsur atau asosiasinya dalam hubungannya dengan aspek aspek geologi dan geokimia didaerah pnyelidikan. Target utama dari penyelidikan adalah untuk menentukan daerah anomali secara geokimia sehingga daerah mineralisasi bisa diketahui keberadaannya baik yang muncunl di permukaan dan juga yang te…
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
35 halaman, tidak berwarna , bergambar ,cover berw
Tujuan penyelidikan ini adalah untuk mengetahui peyebaran unsur-unsur secara Geokimia dan mengumpulkan data keterdapatan mineral dari hasil penyelidikan terdahulu. Hal ini akan membantu mengetahui daerah-daerah anomali Geokimia yang mungkin berhubungan dengan adanya daerah pimimeralan yang belum diketahui atau tidak/belum mucul ke permukaan.
Maksud dan tujuan tidak terlepas dari fungsi dan tugas Seksi Geokimia Regional yaitu melakukan pemetaan, penyelidikan Geokimia Regional secara bersistem dalam rangka penyelidikan umum dan penyelidikan yang bertalian dengan aspek biologi lainnya, mengembangkan metoda penyelidikan serta menyusun laporan dan pembuatan peta Geokimia.
Endapan bijih tipe Kuroko yang terdapat didaerah Sangkaroipi, Kecamatan Sesean, Kabupaten Tana Toraja telah dipelajari lebih detail untuk mengetahui lebih jelas tentang stratigrafinya serta untuk mempelajari sampai dimna endapan bijih ini dapat didekteksi, berdasarkan anomali-anomali geokimia (khususnya anomali-anomali Cu, Pb, Zn, dan Ba) . Minerali…
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
41 halaman, tidak berwarna, bergambar, cover berwa
Berdasarkan hasil penyelidikan Geokimia dan Geologi Regional, pada daerah ini terdapat peninggian anomali unsur-unsur Cu, Fe, Ag, dan As, dan keadaan Geologi di daerah ini cukup beralasan akan hadirnya anomali unsur-unsur tersebut maka untuk itu pada daerah ini perlu diadakan penyelidikan lebih lanjut guna mempelajari penyebaran anomali secara rinci…
Tujuan dari Proyek Eksplorasi Geologi dan Mineral Sumatera bagian selatan (SSGMEP) adalah melaksanakan penyelidikan-penyelidikan Geokimia dan menerbitkan peta-peta geologi, geokimia dan graviti dari Pulau Sumatera Khatulistiwa ke Selatan. Proyek ini adalah lanjutan proyek Sumatera Bagian Utara (1975-1980) dan merupakan proyek kerjasama teknik bilate…
Proyek Eksplorasi Mineral dan Geokimia, Sumatera bagian utara merupakan kerjasama antara teknik Pemerintah Republik Indonesia (Departemen Pertambangan dan Energi )dengan kerajaan Inggris (Badan Administrasi Pengembangan Seberang - lautan). pelakasaannya secara bersama oleh Direktorat Sumberdaya Mineral (Direktur, Ir. Salman Padmanagara )dengan Briti…
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
93 halaman , tidak berwarna , tidak bergambar , co